Suciarti Lulusan Terbaik Profesi Ners, Mengaku Bukan Kutu Buku
Ia pernah memenangi beberapa perlombaan, duta HIV Aids Kalbar 2014, Duta Lingkungan hidup 2015, Duta Yamaha 2015, dan Icon All Productio 2015
Penulis: Anggita Putri | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anggita Putri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Suciarti Nurwijayanti diumumkan menjadi lulusan terbaik pertama Profesi Ners saat mengikuti Yudicium Stikes Yarsi Pontianak di Hotel Orcardz Pontianak, Sabtu (21/9). Ia mendapatkan predikat wisudawati terbaik pertama dengan IPK 3.98 dan juga cumlaude dengan masa studi S1 selama 4 Tahun dan Profesi Ners 1 tahun.
Ia pun berbagi kisah perjalan pendidikannya di bangku kuliah hingga selesai tepat waktu serta meraih nilai tertinggi dari wisudawan lainnya.
"Untuk tips belajar. Sebenarnya saya bukan tipe orang yang suka belajar karena saya juga punya organisasi diluar kampus. Ketika belajar memang ala kadarnya," kata Suci.
Ia mengatakan pembagian waktu pun sistem kerja last minute . Ketika hari itu mengumpulkan hari itu pula mengerjakannya. Tapi semua harus benar- benar kelar.
"Saya bukan tipe orang yang kutu buku," ucapnya.
Selain itu, ia pernah memenangi beberapa perlombaan yakni sebagai duta HIV Aids Kalbar 2014, Duta Lingkungan hidup 2015, Duta Yamaha 2015, dan Icon All Production 2015.
"Saya sudah menggeluti dunia modeling dari Kelas XI SMA. Saya juga membantu komunitas muara kasih untuk melakukan bakti sosial," ujarnya.
Ia mengatakan, untuk dunia modeling ia selalu mengambil hari libur, selebihnya Senin sampai jumat fokus kuliah. Jadi tidak menganggu waktu kuliah.
"Saya tergabung dalam sanggar biasanya mendapatkan informasi dari sanggar terkait beberapa event dan ajang untuk saya ikuti," ujarnya.
Ketertarikannya di dunia pegeant berawal dari dimana ada seorang mentornya mengatakan bahwa seorang duta atau puteri bukan hanya berbicara tentang modeling tapi dituntut harus brain, beauty, dan behavior.
"Jadi bukan hanya semata modeling. Itulah membuat saya tertarik, akhirnya setelah mengikuti berhasil mendapat juara," ujarnya
Berkali-kali ia mengikuti namun berkali-kali pula ia gagal . Namun ia terus bangkit dan belajar dari kesalahan hingga bisa menjuarai di beberapa perlombaan. "Saat ini saya masih fokus untuk menjadi juri lomba modeling di Sanggar saya," ujarnya.
Namun dengan kesibukannya , ia tetap tak melupakan pentingnya pendidikan. Setelah menyelesaikan studi Profesi Nersnya ia berecana ingin melanjutkan pendidikan lagi dan sedang mencari beasiswa S2 .
"Saya ingin menjadi lulusan magister keperawatan dan ingin menjadi dosen .Saat ini sedang berusaha mencari beasiswa," ujarnya.
Ia pun tak lupa meninggalkan pesan untuk adik-adik tingkatnya agar jangan pernah meninggalkan organisasi kampus, karena dari organisasi dapat menggembangkan jati diri.
"Tidak meski akademik. Kedua nya bisa dikolaborasi untuk mengukur kemampuan kita," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suciarti-nurwijayanti-diumumkan-menjadi-lulusan-terbaik-pertama-profesi-ners.jpg)