Gubernur Sutarmidji: Perlu Antisipasi Agar Titik Api Tidak Meluas

Pemerintah Provinsi juga melakukan tindakan-tindakan dengan memberikan sanksi berupa pelarangan pengelolaan lahan yang terbakar selama beberapa tahun.

Gubernur Sutarmidji: Perlu Antisipasi Agar Titik Api Tidak Meluas
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Pelaksanaan Video Conference (Vicon) membahas penanganan lanjutan kebakaran hutan dan lahan diwilayah Kalimantan Barat, di Mapolres Sambas, Jum'at (20/9/2019). 

Gubernur Sutarmidji: Perlu Antisipasi Agar Titik Api Tidak Meluas

SAMBAS- Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam pengarahannya menyebutkan nika perlu antisipasi agar titik api tidak berkembang. Oleh karenanya, ia katakan dengan kondisi saat ini, hanya hujan solusi terbaik untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, serta kabut asap.

Ia mengatakan, dari pemerintah Provinsi juga melakukan tindakan-tindakan dengan memberikan sanksi berupa pelarangan pengelolaan lahan yang terbakar selama beberapa tahun.

"Bupati Walikota diminta tegas mengambil tindakan dan sanksi terutama perusahaan yang membuka lahan dengan membakar," ujarnya, Jum'at (20/9/2019).

Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi Bupati Sanggau yang telah mengajukan pencabutan ijin 5 perusahaan yang telah membuka lahan dengan membakar.

Baca: Danrem Akui Pemadaman Karhutla Terkendala Alat

Baca: Bupati dan Kapolres Vicon ke-3 Dengan Kapolda Bahas Evaluasi Penanganan Karhutla

Ditegaskan Sutarmidji, penanganan saat ini sudah dilakukan langkah yang lebih baik dibanding sebelumnya.

"Walaupun perlu kita akui tetap saja bencana asap kebakaran hutan lahan masih tetap mengganggu jadwal penerbangan," kata Midji.

Langkah lain dijelaskan Midji adalah dengan mengadakan Rapat khusus membahas semua lahan yang telah diberikan konsensus dengan Kepala Daerah se-Kalbar.

"Pemerintah sangat berterima kasih dengan adanya investasi, tapi kita juga menginginkan bagaimana investasi tidak sampai merugikan negara," ungkapnya.

Ia mengungkapkan, jika penanganan kebakaran hutan dan lahan saat ini memerlukan dana yang besar.

Halaman
12
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved