Dekranasda Pontianak Latih 20 Pengrajin Sulam Kalengkang

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak menggelar Pelatihan Sulaman Kalengkang, di Gedung UMKM Center

Dekranasda Pontianak Latih 20 Pengrajin Sulam Kalengkang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Dekranasda Pontianak Latih 20 Pengrajin Sulam Kalengkang 

Dekranasda Pontianak Latih 20 Pengrajin Sulam Kalengkang

PONTIANAK - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pontianak menggelar Pelatihan Sulaman Kalengkang, di Gedung UMKM Center Jalan Sultan Abdurrahman Pontianak, selama empat hari, pada 17- 20 September 2019. Acara tersebut secara resmi ditutup Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie pada Jum'at (20/9/2019).

Sebanyak 20 peserta ikut serta dalam pelatihan tersebut. Peserta tersebut merupakan utusan dari PKK Kecamatan dan masyarakat umum.

"saya memilih ibu-ibu untuk mengikuti pelatihan ini karena saya berharap setelah mengikuti pelatihan ini bisa menambah perekonomian keluarga," ujar Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie

Yanieta juga menilai Kalengkang merupakan salah satu kerajinan khas kota Pontianak yang menjadi kearifan lokal, motif dari sulaman Kalengkang sejak dahulu sangat bagus serta harganya yang cukup menjanjikan.

"Namun, karena pengrajin sulaman Kalengkang sangat sedikit yang masih aktif sehingga kita berusaha untuk melestarikan Sulaman Kalengkang ini," ujarnya

Agar berjalan efektif, pihaknya juga selektif dalam memilih peserta, ada berberapa persyaratan yang harus dimiliki peserta diantaranya harus memiliki dasar dalam menjahit dan peserta harus berusia dibawah 50 tahun.

Menurut Yanieta, Persyaratan ini penting agar hasil dari pelatihan ini betul-betul maksimal diterima oleh peserta, kenapa disyaratkan harus punya dasar menjahit karena pelatihan kalengkang membutuhkan kemampuan dasar menyulan.

Baca: Dekranasda Dorong Produk Unggulan Kabupaten/Kota Untuk Jadi Produk Unggulan Provinsi

Baca: Ikuti Rakernas, Ketua Dekranasda Sekadau Harap Terjalin Kerjasama Pengarajin Dengan Pihak Ketiga

Baca: Dekranasda Kota Pontianak Ajak Pengrajin Daftar Hak Atas Kekayaan Intelektual

"Menyulam itukan perlu dasar menjahit kalau ibu ndak punya dasar menjahit, nanti sayang ndak bisa mengikuti," ujarnya.

Ia memaparkan pihaknya selalu mendapatkan masukan dari instruktur setelah beberapa kali mengadakan pelatihan, dari keseluruhan peserta, ada beberapa peserta yang tidak maksimal menyerap keterampilan yang diberikan oleh narasumber diantaranya disebabkan kurang konsentrasi, tidak mempunyai skill dasar dan faktor usia.

Halaman
12
Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved