Kabut Asap Dinilai Hambat Perkembangan Kota Pontianak

Anggota DPRD Pontianak, Zulfydar menilai kabut asap berdampak kurang baik terhadap Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa.

Kabut Asap Dinilai Hambat Perkembangan Kota Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/Ridho Panji Pradana
Anggota DPRD Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar. 

Kabut Asap Dinilai Hambat Perkembangan Kota Pontianak

PONTIANAK - Anggota DPRD Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar menilai kabut asap berdampak kurang baik terhadap Kota Pontianak yang dikenal sebagai kota perdagangan dan jasa.

"Kan sudah ada imbauan juga dari pemerintah soal masalah gangguan alam ini, kami tentunya sama, bahwa kita kena dampak dari asap, kita berharap masyarakat yang berada diluar maupun didalam Pontianak bisa memahami situasi yang kita rasakan," katanya, Jumat (20/09/2019).

Mengingat Pontianak juga ibu kota provinsi, lanjut dia, tentu mempengaruhi pembangunan, mempengaruhi sistem distribusi barang dan lain sebagainya.

Baca: Daniel Nilai Perlu Tindakan Ekstra Tangani Polusi Asap Kalbar

Baca: Konsentrasi PM10, Asap Kota Pontianak Kategori Berbahaya

"Tentu saya berkeyakinan bahwa dari semua pihak melakukan hal yang sama, kita berikan support, dan kita berharap masalah tahunan ini dapat dituntaskan, diantisipasi, jangan sampai terus begitu kedepan," jelasnya.

Maka dari itu, ia berharap bencana kabut asap ini cepat berlalu.

"Dampaknya luar biasa, kita mau melaksanakan event internasional, Pemkot seharusnya berdampak positif, menghasilkan PAD, gelombang yang besar, karena gelombang pariwisata, dan lainnya, kota jasa dan perdagangan harusnya menempatkan penghasilan yang berdampak baik untuk masyarakat," tuturnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved