Dinas Lingkungan Hidup Singkawang Ajak Warga Cegah Karhutla, Bencana Asap Makin Berbahaya

Emy Hastuti mengharapkan bantuan dan kerjasama semua pihak untuk dapat sama-sama menjaga dan mencegah adanya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Dinas Lingkungan Hidup Singkawang Ajak Warga Cegah Karhutla, Bencana Asap Makin Berbahaya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YOUTUBE
Wanita Istighfar Berkali-kali Lihat Api Kebakaran Lahan di Pinggir Jalan Singkawang 

Dinas Lingkungan Hidup Singkawang Ajak Warga Cegah Karhutla, Bencana Asap Makin Berbahaya

SINGKAWANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang telah meliburkan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan TK, SD dan SMP di lingkungan Pemkot Singkawang mulai Senin (16/9/2019) hingga Rabu (18/9/2019) dan masuk kembali pada Kamis (19/9/2019).

Libur sekolah telah disampaikan melalui surat edaran nomor 421/714/SMP-A. Surat edaran dikeluarkan berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pemantauan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dengan menggunakan alat Particle Counter pada Sabtu (14/9/2019) dimana didapat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) parameter partikulat meter dengan kategori tidak sehat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang, Emy Hastuti mengharapkan bantuan dan kerjasama semua pihak untuk dapat sama-sama menjaga dan mencegah adanya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Singkawang. 

Baca: Wali Kota Singkawang Minta Kesadaran Warga Tak Lakukan Pembakaran Lahan

Baca: PMII Singkawang Adakan Masa Penerimaan Anggota Baru

Baca: Wagub Kalbar Hadiri Pengambilan Sumpah Janji Anggota DPRD Kota Singkawang, Ini Harapan Ria Norsan

“Marilah kita sama-sama mencegah terjadinya Karhutla ini," katanya, Selasa (17/9/2019).

Ia menerangkan, menjaga terjadinya Karhutla bisa dengan cara tidak melakukan tindakan pembakaran sampah, pembukaan lahan dengan sistem pembakaran dan lain sebagainya.

Hal ini perlu dilakukan dengan harapan agar alam dapat dilindungi karena Karhutla ini memberikan dampak di semua sektor.

"Baik sektor kesehataan, pendidikan, perekonomian, keamanan, sosial dan lain-lain," tuturnya.

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved