Wali Kota Singkawang Minta Kesadaran Warga Tak Lakukan Pembakaran Lahan

"Dengan cuaca kemarau itu sedikit saja percikan api bisa terjadi kebakaran," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Selasa (17/9/2019).

Wali Kota Singkawang Minta Kesadaran Warga Tak Lakukan Pembakaran Lahan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie meninjau langsung pemadaman kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Jalan Tama, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Kamis (5/9/2019) malam. 

Wali Kota Singkawang Minta Kesadaran Warga Tak Lakukan Pembakaran Lahan

SINGKAWANG - Mengatasi persoalan asap akibat Karhutla, Pemkot Singkawang telah melakukan berbagai upaya mulai dari pemadaman dan sosialisasi kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Pemkot Singkawang juga meminta kesadaran dari masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan karena cuacanya tidak mendukung.

"Dengan cuaca kemarau itu sedikit saja percikan api bisa terjadi kebakaran," kata Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Selasa (17/9/2019).

Kesadaran itu yang harus mereka miliki dan dari kelurahan, kecamatan tetap mengantisipasi bersama masyarakat.

Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang juga telah meliburkan kegiatan belajar mengajar di satuan pendidikan TK, SD dan SMP di lingkungan Pemkot Singkawang mulai Senin (16/9/2019) hingga Rabu (18/9/2019) dan masuk kembali pada Kamis (19/9/2019).

Baca: Rebut Piala Bergilir Wali Kota Singkawang, Ayo Meriahkan Festival Ketupat 1

Baca: Tinjau Lokasi Karhutla, Ini Pesan Wali Kota Singkawang

Libur sekolah telah disampaikan melalui surat edaran nomor 421/714/SMP-A. Surat edaran dikeluarkan berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Pemantauan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup dengan menggunakan alat Particle Counter pada Sabtu (14/9/2019) dimana didapat Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) parameter partikulat meter dengan kategori tidak sehat.

Pemkot Singkawang terus memantau kondisi dan cuaca yang terjadi. Bila ambang batasnya tinggi, maka libur sekolah akan diperpanjang.

Baca: Hasil Liga 2 & Klasemen Liga 2 Wilayah Barat: PSMS Ditahan Blitar United, Sriwijaya FC Stabil Puncak

Baca: Sambut Jemaah Haji, Ini Arahan Wakil Wali Kota Singkawang

"Kita tergantung dari kondisi cuaca ambang batasnya kalau dalam tidak sehat pasti kita lanjutkan," tuturnya.

Sementara Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan meminta kepada seluruh masyarakat tidak membakar sembarangan.

"Kalau perusahan ada sanksi yang melakukan pembakaran dengan sengaja," ujar Wagub. 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved