Pengungkapan Hasil Operasi Panah Kapuas 2019, Polda Kalbar Amankan 202 Tersangka

Dalam agenda ini, Polda Kalbar mengungkapkan sedikitnya terdapat 202 orang yang menjadi tersangka selama digelarnya operasi.

Pengungkapan Hasil Operasi Panah Kapuas 2019, Polda Kalbar Amankan 202 Tersangka
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUZAMMILUL ABRORI
Suasana konferensi pers Pengungkapan Kasus Pencurian dalam giat Operasi Panah Kapuas 2019, di selasar Mapolda Kalbar yang berada di Jl. Jenderal Ahmad Yani No.1, Kota Pontianak, pada Senin (16/9/2019) sore 

Pengungkapan Hasil Operasi Panah Kapuas 2019, Polda Kalbar Amankan 202 Tersangka

PONTIANAK - Polda Kalbar menggelar konferensi pers Pengungkapan Kasus Pencurian dalam giat Operasi Panah Kapuas 2019, yang dilakukan di selasar Mapolda Kalbar yang berada di Jl. Jenderal Ahmad Yani Nomor 01, Kota Pontianak, pada Senin (16/9/2019) sore.

Dalam agenda ini, Polda Kalbar mengungkapkan sedikitnya terdapat 202 orang yang menjadi tersangka selama digelarnya operasi. 

Ditreskrimum Polda Kalbar beserta Satreskrim Polres dan Jajaran menggelar Operasi Panah Kapuas 2019, menargetkan pengungkapan pelaku kejahatan pencurian dalam berbagai jenis.

Yaitu kejahatan pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian biasa (cubis), yang dilaksanakan selama 17 hari, dimulai dari 7 September hingga 24 September mendatang. 

Baca: Polres Landak Gelar Latihan Pra Operasi Jelang Operasi Panah Kapuas 2019

Baca: Foto-foto Ekpose Tangkapan Operasi Panah Kapuas 2018 Polda Kalbar

Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengatakan, hasil dalam sembilan hari pelaksanaan Operasi Patuh Kapuas 2019 yang diselenggarakan seluruh Kalbar, saat ini ditemukan 202 orang tersangka dan beberapa bukti lainnya. 

"Sembilan hari sampai dengan tanggal hari ini ada 202 orang tersangka yang ditemukan. Dari 202 orang tersangka yang ditemukan, rata-rata melakukan tindak pencurian. Terdiri dari 113 kasus pencurian curat, 11 kasus curas, 37 kasus cubis, dan pencurian kendaraan bermotor" jelas Irjen Didi Haryono.

Dikatakannya bahwa, pelaku tersebut memanfaatkan momen-momen pada saat korbannya lengah. Dan yang menjadi sasaran mereka yakni seperti tempat-tempat keramaian, tempat sepi, kemudian sekolah, dan kantor-kantor.

Baca: Video Kapolres Sanggau Pres Rilis Jumlah Kasus Dari Operasi Panah Kapuas 2018

Baca: Polisi Ciduk 36 Tersangka Selama Operasi Panah Kapuas

Kemudian adapun barang bukti yang sudah diamankan yakni, 43 unit Sepeda Motor, 66 unit Handphone, 14 unit Televisi, 7 unit Laptop, dan uang senilai Rp.11.739.000. Serta 24 alat berupa linggis, palu, obeng, dongkrak, dan 7 buah senjata tajam berupa pisau dan parang yang dibawa pelaku untuk beraksi.

"Lalu juga ada 22 buah baterai tower telkomsel yang juga dicuri oleh para pelaku ini," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono menghimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati. Dan jangan meninggalkan kendaraan ditempat yang rawan untuk terjadinya pencurian.

Baca: Polda Kalbar Apresiasi Film Bede Karya Asli Anak Kalimantan Barat

"Simpanlah kendaraan ditempat yang aman, pastikan ada yang menjaga kendaraan seperti kepada tukang parkir, atau penjaga sekolah ataupun lainnya," katanya.

Dikatakannya juga jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan apabila bepegian. Dan jangan menggunakan telepone genggam pada saat berkendara.

"Dan kemudian apabila melihat dan mengetahui adanya pencurian, segera laporkan kepada aparat terdekat agar segera ditindaklanjuti," ungkapnya. (Muzammilul Abrori).

Update berita pilihantribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved