Pasien Usia 6 Tahun Yang Terdampak ISPA Harus Dirawat Inap

Warga Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU) Kabupaten Ketapang, Emanuel Acun (43) mengaku kalau anaknya

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Satu diantara Balita yang terdampak ISPA yang saat ini masih dirawat di RSUD Agoesdjam Ketapang. 

Pasien Usia 6 Tahun Yang Terdampak ISPA Harus Dirawat Inap

KETAPANG - Warga Desa Laman Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU) Kabupaten Ketapang, Emanuel Acun (43) mengaku kalau anaknya, Julianus (6) sudah beberapa hari ini terpaksa harus dirawat intensif di RSUD Agoesdjam Ketapang akibat terdampak Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

"Memang ada riwayat sakit asma, tapi karena kabut pekat sakitnya kambuh dan parah makanya sampai harus dibawa ke Rumah Sakit," ungkapnya saat ditemui di RSUD Agoesdjam Ketapang, Senin (16/09/2019).

Baca: Edi Rusdi Kamtono Sebut Anggota DPRD yang Dilantik Sudah Berpengalaman

Baca: Penderita ISPA di Ketapang Terus Bertambah, 2 Hari Capai Ratusan

Acun menjelaskan, hingga hari ini sudah 3 hari anaknya di rawat di RSUD Agoesdjam akibat sesak nafas yang diderita. Namun saat ini sudah berangsur baik.

"Anak saya belum sekolah namun karena sering main diluar rumah dan tidak gunakan masker, mungkin itu pemicunya apalagi asap ditempat kami lumayat pekat," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Caption : Satu diantara Balita yang terdampak ISPA yang saat ini masih dirawat di RSUD Agoesdjam Ketapang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved