Me Campus

Ramai-ramai Tolak Revisi UU KPK, Berikut Pernyataan Tokoh Mahasiswa Kalbar

Ketiga polemik itu tentu mengancam keberadaan KPK dan dinilai menguntungkan bagi elite politik untuk mencapai kepentingan-kepentingan tertentu.

Ramai-ramai Tolak Revisi UU KPK, Berikut Pernyataan Tokoh Mahasiswa Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Gerakan Masyarakat Peduli KPK yang merupakan aksi gabungan dari beberapa organisasi yang menolak upaya pelemahan KPK di Taman Digulis, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (13/9/2019) sore. 

Ramai-ramai Tolak Revisi UU KPK, Berikut Ungkapan Hati Mahasiswa Kalbar

PONTIANAK - Bergejolaknya polemik revisi UU KPK ikut dibahas oleh BEM Fakultas Hukum se-Kalimantan Barat.

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Se-Kalimantan Barat yang terdiri atas BEM Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura, BEM Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Pontianak dan BEM Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Pontianak berkumpul membahas polemik pelemahan KPK yang sedang terjadi melalui berbagai arah.

Polemik tersebut yaitu mulai dari polemik revisi UU KPK yang dinilai melemahkan kinerja dan independensi KPK, RUU KUHP yang mengancam hak dan kewenangan KPK dan 10 Capim yang sebagian bermasalah etik.

Baca: Pimpinan KPK Dituding Manja, ICW: Jokowi Ikut Melemahkan KPK

Baca: VIDEO: Tolak RUU Revisi KPK, Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi

Ketiga polemik itu tentu mengancam keberadaan KPK dan dinilai menguntungkan bagi elite politik untuk mencapai kepentingan-kepentingan tertentu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua BEM Fakultas Hukum Untan, Sy Arifin Habibi di Kantor Komisi Yudisial Penghubung Kalbar.

Ia mengungkapkan dalam kegiatan tersebut, adalah konsolidasi BEM fakultas Hukum se Kalbar, yang mana mereka berkumpul membahas polemik pelemahan KPK yang terjadi secara terstruktur yaitu tentang polemik revisi UU KPK, revisi UU KUHP dan pemilihan calon pimpinan KPK sebagai salah satu bentuk ancaman bagi masyarakat dan peluang untuk elit politik agar tercapainya kepentingan-kepentingan terselubung.

"Dengan kegiatan ini saya menghimbau kepada mahasiswa untuk terus bergerak memberikan dukungan kepada KPK dalam upaya memberatas korupsi di Indonesia," ujarnya.

Baca: Calon Ketua KPK Firli Bahuri Jauh Lebih Kaya dari 4 Rekannya di KPK! Kekayaan Lili Siregar Terendah

Baca: SEPAK TERJANG Lili Siregar Wanita Berdarah Batak di Pimpinan KPK, Kekayaannya Paling Kecil

Hal yang ingin mereka sampaikan kepada publik bahwa saat ini KPK berada di ujung tanduk, yang mana terdapat persoalan di draf RUU KPK hasil inisiatif DPR yang beresiko melumpuhkan kerja KPK.

"Kita ketahui bersama bahwa saat ini KPK yang keberadaannya besar saja korupsi masih merajalelah bagaimana kalau KPK dilemahkan mungkin kasus korupsi akan menjadi kebiasaan sumber penghasilan,"sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved