PDI Perjuangan Gelar Rakerda, Pokja: Susun Progja untuk Masyarakat

Jangan berbicara untuk kepentingan masyarakat namun hasil di lapangan mengutamakan kepentingan parpol.

PDI Perjuangan Gelar Rakerda, Pokja: Susun Progja untuk Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kabid Kajian Politik Perempuan Pokja Rumah Demokrasi, Elfira Apriyanti 

PDI Perjuangan Gelar Rakerda, Pokja : Susun Progja Untuk Masyarakat

PONTIANAK -  Kabid Kajian Politik Perempuan Pokja Rumah Demokrasi, Elfira Apriyanti mengatakan, setiap lembaga atau parpol tentu akan melaksanakan rapat kerja daerah atau rakerda dengan tujuan untuk membahas program kerja yang akan dilaksanakan untuk kepentingan seluruh masyarakat.

"Akan ada pembahasan bidang internal dan eksternal yang keduanyaa tetap akan merujuk untuk kepentingan masyarakat," terang Elfira Apriyanti, Jumat (13/9/2019).

Namun permasalahan hari ini ketika parpol yang melaksanakan rakerda dengan tujuan untuk masyarakat saya rasa masih belum tersentuh secara optimal.

Bahkan ada yang tidak tersentuh sama sekali mengapa demikian karena hari ini kurangnya partisipasi masyarakat dalam dunia politik.

"Kemudian jika berbicara akan melaksanakan pembahasan secara internal cukup dengan meningkatkan kaderisasi setiap pengurus parpol, penguatan lembaga parpol untuk tetap konsisten dalam setiap merancang program untuk masyarakat," tambah Elfira Apriyanti.

 Baca: BREAKING NEWS: 9 Orang Dilarikan ke UGD Rumah Sakit Promedika, Diduga Keracunan

Baca: UPDATE Hasil Liga 2 & Klasemen Liga 2 - Hajar PSGC, Persiraja Salip Persita & Ancaman Sriwijaya FC

Maka berbicara permasalahan hari ini, tentu perlu adanya pendidikan dan pembinaan politik yang lebih formal untuk masyarakat.

Agar ketika suatu permasalahan politik terjadi maka masyarakat yang sudah di bekali pemahaman tentang politik akan lebih cerdas dalam menanggapi dinamika setiap permasalahan politik dan bukan hanya sekedar mengikuti saja namun masyarakat juga sudah bisa berkontribusi pikiran dalam setiap permasalahan politik.

"Pengurus parpol harus selalu mengikut sertakan masyarakat minimal tokoh masyarakat dalam pembahasan program-program yang tujuan nya tetap untuk masyarakat," tambah Elfira Apriyanti.

Dengan seperti itu pikiran yang tertanam di masyarakat bahwa politik itu kotor secara perlahan akan hilang karena upaya dari parpol harus bisa memberikan pemahaman sisi lainnya politik.

Masyarakat akan selalu beranggapan baik ketika parpol konsisten, komitmen dan program yang di buat benar benar dirasakam oleh masyarakat.

"Parpol harus tetap sebagai wadah aspirasi untuk masyarakat dan parpol harus menjadi salah satu perwujudan harapan masyarakat Indonesia," imbuhnya.

Jangan berbicara untuk kepentingan masyarakat namun hasil di lapangan mengutamakan kepentingan parpol.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved