Jadi Anggota DPRD Kota Pontianak Mardiana Harap Masyarakat Utara Beri Dukungan

Peranan Anggota DPRD sangatlah penting dalam proses pembangunan yang ada didaerah, para anggotanya adalah mitra

Jadi Anggota DPRD Kota Pontianak Mardiana Harap Masyarakat Utara Beri Dukungan
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sejumlah anggota DPRD Kota Pontianak saat menghadiri rapat paripurna ke-4 masa persidangan III tahun 2018-2019 DPRD Kota Pontianak di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Rabu (12/6/2019). Rapat ini beragendakan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak Terhadap Raperda Kota Pontianak Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Pontianak tahun 2020-2024. 

Jadi Anggota DPRD Kota Pontianak Mardiana Harap Masyarakat Utara Beri Dukungan

PONTIANAK - Peranan Anggota DPRD sangatlah penting dalam proses pembangunan yang ada didaerah, para anggotanya adalah mitra kepala daerah dan pemerintah untuk mensukseskan pembangunan.

Komposisi DPRD Kota Pontianak periode 2019-2024 dari 45 orang, terdapat enam orang perempuan dan sisanya laki-laki. Kemudian terdapat 21 anggota lama yabg terpilih kembali dan 24 yang baru.

Satu diantara anggota DPRD Kota Pontianak terpilih yang akan dilantik Senin (16/9) adalah Mardiana dari Partai Golkar, Dapil Pontianak Utara.

Ia siap bekerja dan membawa aspirasi masyarakat didapilnya untuk memajukan Pontianak Utara.

"Adanya saya sebagai perwakilan dari kaum perempuan dan Dapil Pontianak Utara, tentunya tidak bisa berkerja sendiri apalah arti saya tanpa ada oorang di kiri-kanan saya," ucap Mardiana saat diwawancarai, Jumat (13/9/2019).

Baca: Anggota DPRD Yandi Sebut DPRD Mitra Strategis Pemerintah Majukan Pontianak

Baca: Dari 45 Anggota DPRD Ketapang, Perwakilan Perempuan Hanya Dua

Baca: Tanggapi Karhutla di Kapuas Hulu, Ini Saran Anggota DPRD

Mardiana menjelaskan ia sebetulnya bukanlah seorang politikus baru, ia pernah menjabat sebagai wakil rakyat dan pernah pula merasakan tidak terpilih kembali.

Ia berharap dan yakin masyarakat Pontianak Utara akan membantunya untuk mengabdikan diri.

Dicontohkannya apalah arti bangunan itu tanpa ada buruh kasar. Tidak akan terbangun tanpa adanya buruh kasar, itulah arti dirinya

"Apalah artinya saya kalau tidak ada lingkungan dan masyarakat yang mendukung dan memberikan masukan untuk memajukan Pontianak ini," tegasnya.

Pontianak Utara masih penuh kekurangan ia yang mewakili kaum perempuan dan warga utara diharapkan bisa membawa utara lebih baik.

"Saya tidak bilang bahwa utara tidak baik, mudah-mudahan bisa lebih baik lagi. Mudah mudahan utara akan lebih maju saya tentunya tidak mampu berkerja sendiri,"kata Mardiana.

Mungkin dari sisi bangunan banyak kurang, masyarakat menuntut adanya fasilitas rumah sakit yang di janjikan oleh Wali Kota Pontianak, mudah-mudahan segera terealisasi.

"Saya lihat nanti setelah pelantikan, saya tidak mau berjanji. Takut nya berjanji nanti akan menjadi janji-janji saja tapi kenyataannya tidak ada. Tapi saya akan lakukan yang terbaik untuk kaum saya dan juga untuk lingkungan yang saya harapkan sebagai perempuan," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved