Anak Artis Ternama Ngamuk Kibaskan Samurai Pada Pemilik Warung, Gara-gara Ditolak Berutang Rokok!

Anak Artis Ternama Ngamuk Kibaskan Samurai Pada Pemilik Warung, Gara-gara Ditolak Berutang Rokok!

Anak Artis Ternama Ngamuk Kibaskan Samurai Pada Pemilik Warung, Gara-gara Ditolak Berutang Rokok!
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Anak Artis Ternama Ngamuk Kibaskan Samurai Pada Pemilik Warung, Gara-gara Ditolak Berutang Rokok! 

Serangannya berhasil dihindari Junaidi, HR kemudian melemparkan meja berukuran besar hingga memecahkan kaca warung kelontong itu.

HR lantas mengambil pecahan kaca tersebut, dan kembali berusaha menyerang Junaidi.

 

"Saya mau ditusuk sama kaca, kaca yang sudah hancur, yang panjang. Saya dilempar-lemparin akhirnya saya loncat terus kabur," tuturnya.

HR rupanya tak sekedar menyerang Junaidi menggunakan samurai, dan menusuk korban dengan pecahan kaca.

Dia juga merusak warung kelontong Junaidi, menendang pagar rumah warga, memecahkan sekitar empat pot dan menjungkirbalikkan satu gerobak.

"Habis mau nebas kepala dan nusuk saya dia menghancurkan pagar rumah warga. Pagarnya ditendang sampai jebol, pot dibanting, gerobak diterbalikin," ujarnya.

Bercak darah HR yang membekas di warung Junet di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019).
Bercak darah HR yang membekas di warung Junet di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Junaidi yakin HR merupakan anak artis karena orang tua pelaku sejak lama memang tercatat sebagai warga Jalan Usaha sejak lama.

Namun pria paruh baya itu enggan membeberkan nama dan sosok orang tua HR.

"Pokoknya dia anak orang terkenal lah, artis. Semua juga tahu dia anak siapa lah," kata Junaidi.

Junaidi mengungkapkan di saat HR menyerang, ia juga mengatakan tanah yang ditempati pemilik warung itu adalah miliknya.

"Dia bilang 'Awas lo ya, ini tanah, tanah gue' Padahal warung ini tanah nenek saya," tuturnya.

Gerobak yang diterbalikan HR di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019).
Gerobak yang diterbalikan HR di Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (19/9/2019). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Menurutnya HR mengamuk sejak pukul 19.30 WIB hingga 21.00 WIB.

Junaidi menyebut tak ada warga yang berani menegur tindakan beringas HR karena saat kejadian dia menenteng senjata tajam jenis samurai.

Halaman
1234
Editor: Mirna Tribun
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved