Mangkir di Panggil Kajati, Mantan Bupati Kapuashulu Diancam Jemput Paksa

"Pada hari ini yang dipanggil itu 2 orang, Tambul Husin, kemudian mantan kepala Dinas pertanian kapuas Hulu brinisial M,

Mangkir di Panggil Kajati, Mantan Bupati Kapuashulu Diancam Jemput Paksa
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Kepala¬†penerangan Hukum Kejati Kalbar, Pantja Edi Setiawan¬† 
Mangkir di Panggil Kajati, Mantan Bupati Kapuashulu Diancam Jemput Paksa
PONTINAK- Mantan Bupati kapuas Hulu Abang Tambul Husin mangkir dari panggilan kejaksaan Tinggi Kalbar sebagai tersangka atas dugaan korupsi atas pengadaan tanah pembangunan perumahan dinas pemerintah kabupaten kapuas hulu pada tahun 2006, Kamis (12/9.2019)

Mantan Bupati Kapuas Hulu 2 periode tersebut tak memberikan keterangan apapapun terkait ketidak hadirannya atas panggilan dari Kejaksaaan Tinggi Kalbar.

"Sesuai dengan jadwal oleh temen - temen penyidik Pidana Khusus dijadwalkan seharusnya pada hari, Kamis pemeriksaan terhadap Abang Tambul Husen TH mantan Bupati Kapuas Hulu, tapi yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan," ujar kepala penerangan Hukum Kejati Kalbar, Pantja Edi Setiawan.

Baca: Gara-gara Betrand Peto, Ruben Onsu dan Sarwendah Berdebat Hebat hingga Kerahkan Seluruh Keluarga

Baca: 5 ZODIAK yang Jago Berdebat bak Najwa Shihab | Ada Aura Kepemimpinan LEO dan ARIES yang Ambisius



Ia menerangkan bahwa pada hari ini pihaknya melaksanakan pemanggilan terhadap 2 orang, yakni Abang Tambul Husin, kemudian Kadis Pertanian Kapuas Hulu yang berinisial M.

"Pada hari ini yang dipanggil itu 2 orang, Tambul Husin, kemudian mantan kepala Dinas pertanian kapuas Hulu brinisial M, dan yang hadir hanya tersangka M,"katanya.

Ditegaskannya, pihaknya akan membuat kembali surat panggilan terhadap ATH untuk di periksa sebagai tersangka, bila hingga surat panggilan ke 3 yang di layangkan oleh Kajati tidak di indahkan, maka upaya paksa akan di lakukan oleh pihaknya.

"Selanjutnya ATH ini dijadwalkan sesuai dengan KUHAP, kita dikasi waktu 3 hari setelah ini, mungkin hari senin akan dijadawalkan kembali, saya sudah koordinasi dengan asisten tindak pidana khusus dan hari senin akan dijadwalkan ulang, seandainya mangkir lagi kita akan buatkan panggilan lagi, panggilan ke 3, dan sesuai dengan kuhap, bila pada pangilan ke 3 tidak hadir, maka sesuai dengan kuhap akan upaya paksa," jelas Pantja Edi Setiawan 
 
 
Update berita pilihan

tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved