Walikota Pontianak Tantang ASN Berkemampuan Terbaik Isi Dua Posisi Jabatan Eselon III yang Kosong

Edi Kamtono ingin mencari orang yang tepat dan mempunyai kemampuan serta bisa memberikan kontribusinya.

Walikota Pontianak Tantang ASN Berkemampuan Terbaik Isi Dua Posisi Jabatan Eselon III yang Kosong
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (tengah) saat tinjau pembangunan Gedung SPK Terpadu Polresta Pontianak, Selasa (20/8/2019). 

Walikota Pontianak Tantang ASN Berkemampuan Terbaik Isi Dua Posisi Jabatan Eselon III yang Kosong

PONTIANAK - Dua posisi jabatan eselon III di jajaran Pemerintah Kota Pontianak sengaja dikosongkan oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Dua posisi itu adalah Kepala Bidang Pertamanan, Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup.

Bukan tanpa alasan, dua posisi itu sengaja dikosongkan, Edi Kamtono. Ia ingin mencari orang yang tepat dan mempunyai kemampuan serta bisa memberikan kontribusinya. Ia belum puas dengan hasil kinerja pejabat yang menempati posisi tersebut selama ini.

Bahkan untuk Kabid Pertamanan sudah lama kosong dan Kabid Pengelolaan Sampah baru saja setelah pejabatnya dimutasikan pada bagian lain.

Baca: Edi Kamtono akan Lantik Pejabat Eselon Pagi Ini

Baca: Wali Kota Edi Kamtono Ingin Trotoar Cokroaminoto Lebih Ramah Disabilitas

Edi, menantang setiap aparatur sipil negara (ASN) di Kota Pontianak yang memiliki komitmen dan kemampuan di bidang pertamanan dan pengelolaan sampah menghadap dirinya

"Memang bidang pertamanan dan persampahan belum diisi. Saya tantang ASN di Kota Pontianak ini siapa yang bisa, mau bekerja keras, saya akan langsung lantik, silakan menghadap saya dan minggu depan saya lantik," ucapnya tegas saat diwawancarai, Selasa (10/9/2019).

Ia mengaku memang memerlukan ASN yang benar-benar mau di lapangan dan bisa mengerjakan bidang pertamanan dan bidang persampahan.

"Saya tantang ASN yang bisa menjawab keinginan dan mampu mengelola itu. Itu adalah bidang yang saya pahami, sehingga tau mau dibuat seperti apa," ucapnya mengulang untuk menantang ASN yang memiliki kompetensi.

Mencari ASN yang mempunyai kemampuan mengelola pertamanan, karena ingin membuat taman yang indah, humanis dan eco city.

Begitu pula dengan sampah, kapala bagiannya harus cekatan, siap dan stanbay mengantasi masalah sampah.

Selama ini ia pastikan belum puas mengenai kinerja para ASN yang menempati posisi tersebut. Sehingga ia kosongkan dan belum ditemukan yang benar-benar mempunyai komitmen serta kompetensi. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved