Masyarakat Desak Pemda Kapuas Hulu Segera Edarkan Surat Terkait Kualitas Udara

Sejumlah masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu mendesak supaya Pemerintah Daerah, untuk menyikapi atau mengeluarkan surat edaran

Masyarakat Desak Pemda Kapuas Hulu Segera Edarkan Surat Terkait Kualitas Udara
TRIBUNPONTIANAK/Alfon Pardosi
Kabut asap yang menyelimuti Ngabang, Kabupaten Landak pada Senin (9/9/2019). 

Masyarakat Desak Pemda Kapuas Hulu Segera Edarkan Surat Terkait Kualitas Udara

KAPUAS HULU - Sejumlah masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu mendesak supaya Pemerintah Daerah, untuk menyikapi atau mengeluarkan surat edaran terkait kabut asap yang sudah mulai pekat di wilayah Kapuas Hulu.

"Kabut asap di Kapuas Hulu sudah mulai pekat, tapi belum ada surat edaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, apakah cuaca atau udara masih sehat atau tak sehat," ujar seorang warga Putussibau Selatan, Alim kepada Tribun, Senin (9/9/2019).

Menurut Alim, kabut asap sudah pekat ini sudah sejak beberapa hari ini. Ketika keluar rumah baik malam hari maupun pagi hari, sangat terasa perih mata.

"Jadi kita minta supaya Pemerintah Daerah Kapuas Hulu segera mengeluarkan surat edaran terkait kabut asap ini, apakah masih sehat atau tidak sehat," ungkapnya.

Senada, seorang warga Putussibau Utara David menyatakan kalau dirinya melakukan aktivitas diluar rumah, pasti menggunakan masker, karena kabut asap sudah mulai tebal.

Baca: Kabut Asap Mulai Tebal di Kapuas Hulu, Tagana Imbau Masyarakat Pakai Masker

Baca: Kabut Asap Semakin Pekat, Ini Himbauan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Landak

Baca: Imbauan Bupati Kabupaten Sintang Terkait Dampak Kabut Asap

"Biarpun belum ada surat edaran dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, terkait apakah kabut asap masih sehat atau tidak sehat. Tetap saya pakai masker karena, yang namanya asap tidak sehat untuk kesehatan," ujarnya.

Dengan demikian, David juga berharap supaya Pemerintah Daerah Kapuas Hulu segera mengeluarkan surat edaran terkait kabut asap yang terlihat diwilayah Kapuas Hulu.

"Kalau sudah ada surat edaran terkait udara apakah masih sehat atau tidak, masyarakat bisa mewaspadainya," ungkapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved