Lima Warga Meninggal Akibat Rabies, Bupati Paolus Hadi Ingatkan Warga Vaksin Hewan Peliharaan

PH sapaan akrabnya menegaskan di Kabupaten Sanggau potensi hewan penular rabies sekitar 35 ribu.

Lima Warga Meninggal Akibat Rabies, Bupati Paolus Hadi Ingatkan Warga Vaksin Hewan Peliharaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Bupati Paolus Hadi Ingatkan Warga Agar Mau Vaksin Hewan Penular Rabies 

Lima Warga Meninggal Akibat Gigitan Anjing Rabies, Bupati Paolus Hadi Ingatkan Warga Agar Mau Vaksin Hewan Penular Rabies

SANGGAU - Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengingatkan kepada masyarakat agar mau memberikan vaksin kepada hewan atau anjing peliharaanya, mengingat hingga saat ini sudah lima orang yang meninggal dunia dikarenakan gigitan anjing rabies.

"Nanti dari Provinsi akan ada gerekan untuk di seluruh perbatasan. Saya mohon kepada tokoh masyarakat bantu kita karena saya sering dengar dari petugas kita kalau datang, mereka mengeluh anjingnya lalu lima enam ekor saja. Tapi ada yang lain, mereka cuek saja gitu," katanya saat peresmian RSUD Temenggung Gergaji Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, beberapa waktu lalu. 

PH sapaan akrabnya menegaskan di Kabupaten Sanggau potensi hewan penular rabies sekitar 35 ribu. 

Baca: 915 Gigitan Anjing Rabies Hingga September 2019, Ini Imbauan Ketua DPRD Sanggau

Baca: Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau Gelar Kegiatan Pencegahan dan Pemberantasan Rabies

"Dan harus kita kontrol. Saya sudah sepakat dengan Kadisbunak, nanti kita akan kerja gotong royong, kita membuat suatu gerakan yang nantinya akan kita diskusikan secara detail karena kalau tidak, tetap penyakit itu tak bisa kita hindari, "tegasnya.

Lanjutnya, kira harus selesaikan, harus beri pemahaman, sosialisasi kepada masyarakat. Karena macam-macam pendapat masyarakat.

"Kalau anjing disuntik mati katanya, lalu loyo lemah dan mati. Itu harus kita jelaskan mengapa begitu, tapi ada yang tidak, "tegasnya.

Dikatakanya, jika anjing terkena rabies, begitu disuntik maka akan mati.

Baca: Kendalikan Rabies, Dokter Ludi Sebut Punya Program Vaksinasi

Baca: Cegah Penularan Rabies, Pemkab Landak Lakukan Sosialisasi Zoonosis Kepada Murid SD

Begitu juga kita jika terkena gigitanya dan tidak langsung ditanggani 1×24 jam maka berakibat fatal.

"Jadi mohonlah kita bersama untuk ini. Dan tentunya nanti kita akan buat gerakan untuk itu, saya mau menargetkan lima tahun masa pemerintahan ini Sanggau harus bebas rabies. Karena yang di zona merah menurut data di Kalbar seluruh kabupaten/kota, kecuali Kota Pontianak. Yang lain zona merah untuk rabies, "pungkasnya. 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak  

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved