Rumah Data Ku Pertama di 34 Desa Kampung KB di Sintang

Idham Khalik mengatakan bahwa ada 34 Desa Kampung KB di Sintang, tapi baru satu desa Kampung KB

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Warga Desa dan segenap tamu undangan yang ikut menghadiri peresmian Rumah Dataku Kampung KB, di Desa Pagal Baru, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, Kamis, (5/9/2019). 

Rumah Data Ku Pertama di 34 Desa Kampung KB di Sintang

SINTANG - Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang, Idham Khalik mengatakan bahwa ada 34 Desa Kampung KB di Sintang, tapi baru satu desa Kampung KB yang memiliki Rumah Dataku yaitu di Desa Pagal Baru, Kamis (5/9/2019)

“Jadi untuk penentuan desa rumah dataku ini dari 34 desa Kampung KB di Sintang, bukan berarti Desa Pagal Baru ini yang terbaik. Tapi ada beberapa kriteria tertentu yang telah terpenuhi, terutama masalah transportasi, dan beberapa tingkat partisipasi masyarakat tinggi, serta kerja keras para seluruh penyuluh dan masyarakat di Desa ini”, katanya.

Sementara itu, Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Kusmana dalam sambutannya mengatakan bahwa program rumah dataku ini berfungsi untuk memberikan informasi tentang kependudukan keluarga berencana di suatu kampung KB, “jadi ini sebagai laporan di tengah tengah keluarga Kampung KB yang digunakan secara online langsung dikonektivitaskan denan teknik, nanti pada setiap triwulannya akan dipantau langsung oleh Pak Presiden”, kata Kusmana.

Kusmana menambahkan dengan adanya rumah dataku ini diharapkan para penyuluh KB dapat melaporkan kegiatan apa saja di desa kampung KB tersebut.

“itu sebabnya kepada seluruh penyuluh keluarga berencana dan jajarannya untuk melaporkan laporan secara online, dan tidak boleh berhenti, apapun yang dilakukan, kegiatan apa saja itu harus dilaporkan”, tambahnya.

Sejatinya kegiatan program Keluarga Berencana tidak hanya soal alat kontrasepsi untuk masyarakat tetapi lebih kepada mencapai cita-cita dinamika pembangunan didesa.

Tidak lupa ia juga memotivasi seluruh penyuluh Keluarga Berencana untuk tetap bekerja seacara maksimal dalam membangun kampung KB.

“Kita harus bekerja dengan keras, dan berbagi dengan hati, jangan mudah lelah untuk berbuat, seperti contoh kita berolahraga, tujuannya agar sehat, kalau badan sehat pasti pikiran menjadi cerdas, kalau sudah cerdas, maka akan muncul rasa cinta dan kasih, sehingga dengan munculnya rasa tersebut maka dinamika pembangunan masyarakat sudah muncul sejak dini, agar kedepannya kampung KB ini bisa berkembang lagi”, tutupnya.(Marpina Sindika Wulandari)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved