BPTP Kalbar Kunjungi Kebun Milik Gegertani Sambas

Tim BI Kalbar dan BPTP Kalbar melihat langsung tanaman pangan, yang di tanam langsung oleh anggota Gegertani

BPTP Kalbar Kunjungi Kebun Milik Gegertani Sambas
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) Bersama Kepala Balai Pengkajian Teknhologi Pertanian (BPTP) Kalbar berkunjung ke kebun milik Gegertani Kabupaten Sambas, Rabu (4/9/2019). 

BPTP Kalbar Kunjungi Kebun Milik Gegertani Sambas

SAMBAS - Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) Bersama Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalbar mengunjungi beberapa kebun milik Petani Milenial binaan Generasi Penggerak Pertanian (GEGERTANI) Kabupaten Sambas.

Pada kunjungan tersebut kehadirannya, di dampingi langsung oleh pengurus Gegertani.

Dalam kunjungan tersebut tim BI Kalbar dan BPTP Kalbar melihat langsung tanaman pangan, yang di tanam langsung oleh anggota Gegertani.

Sebagaimana diketahui, anggota Gegertani adalah sebagian besar anak-anak muda di Kabupaten Sambas.

Baca: Bupati Atbah Suhaili Buka Gala Siswa Indonesia Kabupaten Sambas

Terdapat lima lokasi yang di survei secara langsung tim BI Kalbar dan BPTP, salah satunya di Desa Dungun Laut Kecamatan Jawai, Desa Segarau Kecamatan Tebas, Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat, Desa Tumok Manggis Kecamatan Sambas dan Desa Serumpun Kecamatan Salatiga.

Humas Bank Indonesia Djoko Juni Warto yang hadir dalam kunjungan tersebut menganggap apa yang di lakukan oleh petani Milenial ini sangatlah positif.

"Anak muda berani mencoba menanam tanaman hortikultura, dan saya juga tertarik pada tanaman cabe rawit yang kualitasnya bagus," ujarnya, Rabu (4/9/2019).

Baca: Bangga dengan Gegertani, Musyafak: Banyak Petani Millenial Garap Pertanian

"Dan itu harapan saya bisa membantu fluktuasi harga cabe, sesuai dengan tugas kami di Bank Indonesia dan ke depan perlu kita atur sistem penanamannya," ungkapnya.

Ia menambahkan dalam kunjungan ke lapangan ini juga sebagai respon proposal yang di ajukan oleh Gegertani.

"Kita survei langsung terkait kendala apa saja yang di hadapi selama ini. Kita lihat bantuan belum menyentuh di lokasi yang kami survei, maka dari itu kami dari institusi negara mungkin akan memberikan contoh untuk di buat rekomendasi alat apa yang bisa kami bantu nantinya untuk memacu semangat para petani milinial," tuturnya.

"Dan juga bisa menunjang hasil yang luar biasa, sehingga bisa mengajak pihak lain untuk bisa membantu," tutupnya.

Baca: Gegertani Harap Kerjasama Dengan Bank Indonesia dan BPTP Terus Berlanjut

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved