Kostum Adat Papua Meriahkan Karnaval HUT RI di Perbatasan Entikong

Kostum adat Papua meriahkan karnaval HUT Kemerdekaan RI ke 74 di Perbatasan RI-Malaysia Di entikong pada Minggu (1/9/2019)

Kostum Adat Papua Meriahkan Karnaval HUT RI di Perbatasan Entikong
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kostum Adat Papua Meriahkan Karnaval HUT RI di Perbatasan Entikong 

Kostum Adat Papua Meriahkan Karnaval HUT RI di Perbatasan Entikong

SANGGAU - Kostum adat Papua meriahkan karnaval HUT Kemerdekaan RI ke 74 di Perbatasan RI-Malaysia Di entikong pada Minggu (1/9/2019) yang di selenggarakan oleh Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS

M. Nur selaku koordinator dari salah satu peserta Karnaval yang menggunakan kostum adat Papua menyampaikan, di Indonesia ada Papua dan Papua pasti Indonesia,

"karena itu kami pakai kostum Papua. Lewat kostum yang kami pakai ini, kami mau bilang ke semua, Papua adalah saudara kami," ucapnya.

Dalam Karnaval tersebut Paguyuban Jawa Balaikarangan meraih Juara 1 disusul Juara 2 dari Paguyuban GG Wanara dan Juara 3 SD Sontas.

Kegiatan Karnaval yang di gelar oleh Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS dalam rangka memeriahkan HUT ke-74 Kemerdekaan RI sekaligus peringati tahun baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriah.

Baca: Masyarakat Dusun Karya II, Desa Jawa Tengah Kubu Raya Semarakan HUT RI ke 74

Baca: Yonmek 643/WNS Latih Paskibra Entikong

Baca: Memeriahkan HUT RI ke-74, Desa Rasan Gelar Perlombaan Rakyat

Adapun kegiatan tersebut dengan tema "Karnaval Ini Adalah Bhineka Tunggal Ika". Kegiatan tersebut diikuti ratusan masyarakat yang terdiri dari pelajar dan berbagai Paguyuban dari wilayah Kecamatan Entikong dan Kabupaten Sanggau. Karnaval dimulai dari titik Start Pos Gabma Entikong Satgas Pamtas dengan berjalan mengelilingi sekitaran Kecamatan Entikong lalu kembali lagi dengan Finish di Pos Gabma Entikong lagi.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto di Pos Kotis Gabma Entikong, Sanggau. Dikatakannya, kegiatan ini disambut positif masyarakat di wilayah perbatasan, terbukti dengan semangat dan antusias mengikuti Karnaval dengan menampilkan berbagai ragam kostum kesenian yang memvisualisasikan keberagaman adat di Indonesia. Selain itu juga, sebagai wadah untuk menyalurkan kreatifitas masyarakat sebagai wujud semangat juang.

Lanjut Dansatgas, melalui Karnaval ini diharapkan seluruh masyarakat bersatu, menguatkan rasa cinta tanah air dan menyatukan rasa sebagai warga Indonesia. Indonesia adalah bangsa yang besar karena perbedaan. Perbedaan tidak memecah belah persatuan tetapi perbedaanlah yang mengeratkan kita semua," tuturnya.

"Maka dari itu, kita jadikan momentum ini, agar selalu ingat dan sadar dalan menjaga Kebhinekaan. Tetaplah bersatu dalam kondisi apapun, jangan mudah terpecah belah dengan pengaruh dari luar," pungkasnya.

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved