Silaturahmi Pekerja Seni di Pontianak Pada Gelaran Membaca Rendra

Para pegiat literasi, pegiat sastra, pegiat teater, dan pegiat seni lainnya di Kota Pontianak secara bersama-sama menggelar khaul

Silaturahmi Pekerja Seni di Pontianak Pada Gelaran Membaca Rendra
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Pegiat Literasi Kalbar Ahmad Sofyan DZ Membacakan Puisi WS Rendra pada kegiatan membaca rendra untuk mengenang 10 tahun wafatnya seorang penyair besar Indonesia, W.S. Rendra di Taman Budaya Provinsi Kalbar pada Selasa (27/8/2019) lalu. 

Silaturahmi Pekerja Seni di Pontianak Pada Gelaran Membaca Rendra

PONTIANAK - Para pegiat literasi, pegiat sastra, pegiat teater, dan pegiat seni lainnya di Kota Pontianak secara bersama-sama menggelar khaul mengenang 10 tahun wafatnya seorang penyair besar Indonesia, W.S. Rendra.

Agenda itu digelar pada selasa malam (27/8/2019) lalu di gedung tertutup Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Siberdaya dan BPK Oi Putussibau, dan didukung penuh oleh UPT Taman Budaya Kalbar, Literer Khatulistiwa, Enggang Media, Toko Buku HA, Pustaka Rumah Aloy, Madu Liwa, dan Komsan IAIN.

Terdapat 21 daftar puisi yang dibacakan secara marathon oleh 21 orang yang dilibatkan di acara ini, dari yang berusia sepuh seperti Totok Satrio Rahardjo, Hari Ansyari, Pradono, Joseph Odillo Oendoen, Pay Jarot Sujarwo, Beben, Richard Ngo, Ahmad Sofyan dZ, dan Ilham Setia, hingga para pegiat muda seperti ; Varli Pay Sandi, Sajidin Muttaqin Putra, Hera Yulita, Mugiono, Anissa Fajrina, Fahrizal dan Aci, Juniardi Sucinda, Zakaria Pangari, Nisa Yusuf si duta bahasa IKIP PGRi Pontianak, Penyanyi Puck Mude, Band folk experimetal Manangkata, Penembang Single Borneo Terbakar Vandille Al Rasyid, dan duta Duta Baca Kalbar Resi Jesita.

Baca: Kabar Sedih Dari Ihsan Tarore Mantan Pacar Denada, Kecelakaan Ditabrak Truk Hingga Mobilnya Hancur

Baca: Dukung Kasus Pelecehan Via Vallen Bawa ke Ranah Hukum, Anang: Merendahkan Perempuan dan Pekerja Seni

Baca: Dandim Singkawang: Dengan Silaturahmi, Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Mantap

"Kami memang concern untuk menggandeng kawan-kawan pekerja seni khususnya di Putussibau dan Kalbar pada umumnya, untuk pagelaran seperti ini, karena kami yakin Kalbar sangat kompetitif di bidang seni dan budaya, ini bisa dilihat dari hasil-hasil kompetisi setingkat nasional dan internasional, baik itu puisi, tari, teater, film, karya tulis fiksi, ternyata di semua bidang Kalbar mampu mengambil nominasi. Terima kasih buat Siberdaya yang sedia bersama kami menyelenggarakan ini, dan terima kasih juga kepada Taman Budaya yang juga menyambut baik giat silaturahmi puitik ini yang mengenang 10 tahun wafatnya W.S. Rendra" ujar Theresia Game Lyah, Pembina BPK Oi Putussibau.

Sementara itu, dijumpai usai acara, ketua Siberdaya, Hatta Budi Kurniawan sebagai penyelenggara juga, mengatakan

"kegiatan ini untuk kita sama-sama mengenang salah satu penyair besar yang dimiliki bangsa, dan kita membacakan sajak-sajaknya melalui rekan-rekan pegiat lain dari bebagai disiplin agar apresiasi yang terbangun lebih horizontal" ujarnya

"Tentu saja kita dukung ketika mereka (penyelenggara) yang datang dihadapan kami membawa surat dan kami berdiskusi tentang kegiatan ini sebelumnya. Kegiatan ini bisa menjadi trigger lagi untuk kembali menyemarakkan geliat seni di Kalbar" ujar Kristianus S.sn, kepala UPT Taman Budaya. (*)

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved