TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Orangtua Bukan Ajang Balas Dendam? Ini Kata Psikolog

Kini semua akan dibahas oleh psikolog Rika Indarti yang mengajak anak-anak muda berpikir positif sebelum menjadi manusia yang lebih egois

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Rika Indarti 

TRIBUNWIKI: Orangtua Bukan Ajang Balas Dendam? Ini Kata Psikolog

PONTIANAK - Hubungan darah antara orangtua dan anak memang tidak akan bisa digantikan dengan apapun.

Ketika beranjak dewasa, anak akan Adara betapa perbuatannya yang melawan hingga tidak lagi ingin bertemu orangtuanya adalah perbuatan yang salah.

Kini semua akan dibahas oleh psikolog Rika Indarti yang mengajak anak-anak muda berpikir positif sebelum menjadi manusia yang lebih egois.

Baca: Sajad Ukra Sebut Nikita Mirzani Telantarkan Anaknya, Hasil Tes Psikologi Tunjukkan Kejiwaan Azka

Baca: Polres Landak Test Psikologi Bagi Anggota Pemegang Senpi

Baca: Psikolog Sebut Membaca Miliki Manfaat Besar dalam Perkembangan Psikologis Anak

Pertanyaan:

Saat ini saya berjuang sendiri ditengah keluarga saya yang terbilang berkecukupan. Sikap saya sangat egois karena tidak bisa menerima pilihan dari orangtua saya yang selalu melarang saya banyak hal. Maka dari itu saya mengambil keputusan untuk pergi dari rumah, agar saya bisa melakukan apa yang saya inginkan.

Namun seketika ada seseorang yang mengingatkan saya tentang keluarga saya agar saya bisa kembali ke orangtua saya. Dalam hati kecil saya tidak ingin, namun saya teringat bahwa saya juga bisa bersekolah karena orangtua saya. Apa yang harus saya lakukan agar bisa meredakan amarah yang ada dalam diri saya ini. Terimakasih.

Rezeky (22) Pontianak

Jawaban:

Salam Rezeky dalam masalah ini ada hal-hal yang harus disyukuri.

1. Kamu terlahir dari keluarga yg berkecukupan, sementara di luar sana banyak orang terlahir dari keluarga yang serba kekuranga,

2. Sampai saat ini pun masih ada pihak-pihak yang mengingatkan kamu tentang orang tua yg telah membesarkanmu,

3. Terakhir yg harus disyukuri dari poin-poin yg kamu sampaikan, adalah kamu masih memiliki ingatan tentang jasa-jasa orang tua terhadap dirimu. Ya, tidak ada seorang pun lahir kedunia tanpa orang tua. Orang tua memiliki kewajiban, dan sebagai anak pun kamu juga memiliki kewajiban.

Dalam menjalankan kewajiban masing-masing, tidak selamanya kedua pihak tersebut mempunyai cara pandang yang sama, seringkali berbeda bahkan berbeda secara ekstrem.

Perbedaan cara pandang seharusnya adalah hal yang manusiawi, karena bagaimanapun orang tua dan anak merupakan individu yang berbeda. Akan sangat disayangkan apabila perbedaan tersebut menyebabkan konflik dalam keluarga bahkan memutuskan silaturahmi antara orang tua dan anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved