Atbah Suhaili Minta Pemerintah Pusat Tutup Konten Pornografi

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, menyerukan permintaan kepada pemerintah pusat agar menutup akses konten-konten yang berbau pornografi

Tayang:
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, saat bersama dengan ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. 

Atbah Minta Pemerintah Pusat Tutup Konten Pornografi

SAMBAS - Pada kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2019 di Kabupaten Sambas.

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, menyerukan permintaan kepada pemerintah pusat agar menutup akses konten-konten yang berbau pornografi.

Ia menyampaikan keinginannya tersebut langsung ke ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait yang hadir langsung di Kabupaten Sambas.

"Negeri ini darurat pornografi, hasil riset kominfo, kontent pornografi sangat mendominasi dunia maya. Ini ancaman bagi kita dan generasi kedepan," ujarnya, saat membuka HAN 2019 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (28/8/2019).

Baca: Miris, KPAI Ungkap 65,34 Persen Anak Usia 9 hingga 19 tahun di Indonesia Akses Pornografi Via Gadget

Baca: Polisi Ungkap Kejahatan Pornografi Online Melalui Layanan Video Call Sex

Baca: Antisipasi Pornografi Polsek Kubu Razia HP Pelajar di Sekolah

Ia menyebutkan, jika Pemkab Sambas juga akan segera mengirim surat kepada Presiden RI untuk menutup kontent maupun situs yang berbau pornografi terutama didunia internet.

Hal ini dilakukan, dengan harapan agar ada dampak positif dengan upaya pemblokiran kontent dimaksud.

"Dalam rangka mendukung terlaksananya hak hak anak, melindungi mereka dari buruknya dampak pornografi sangat penting dan perlu mendapat perhatian serius. Karenanya ini harus menjadi perhatian bersama, agar pembangunan akhlakul karimah terwujud dengan baik di kab sambas," ungkapnya

Dijelaskan Atbah, pentingnya perhatian terhadap pembangunan anak dikarenakan maju atau tidaknya sebuah bangsa, tidak bisa dilepaskan dari peran generasi muda.

Karena kehadiran dan peran anak-anak muda sebagai bagian dari elemen masyarakat juga sama pentingnya dengan peran orang dewasa lainnya.

"Betapa pentingnya kehadiran anak sebagai elemen dari masyarakat, ditandai dengan ditetapkannya Hari Anak Nasional oleh Pemerintah sebagai upaya menjamin hak-hak anak," tuturnya.

Oleh karenanya, ia berharap kepedulian terhadap dunia anak akan dapat menekan kasus kriminal dan asusila pada anak.

Serta bisa bertambahnya kepedulian terhadap kualitas lingkungan bagi anak.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved