Pemerintah Gencar Bentuk Desa Mandiri Peran Poskamling
Mereka bisa melakukan deteksi dini terhadap orang orang baru yang datang kewilayahnya
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Jamadin
Pemerintah Gencar Bentuk Desa Mandiri Peran Poskamling
KAPUAS HULU - Dalam rangka menuju desa mandiri peran Poskamling, Polres Kapuas Hulu bersama Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) dan Kecamatan Putussibau Utara mengelar Focus Group Discussion (FGD), di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (28/8/2019).
Kepala Dinas DPMPD Kabupaten Kapuas Hulu, Alifiansyah menyatakan, Poskamling sebetulnya selama ini sudah dilakukan oleh masyarakat, namun akhir-akhir ini sudah mulai tidak aktif lagi.
"Hal ini dikarenakan mereka selalu memgukur segala sesuatunya dengan materi," ujar Alifiansyah.
Baca: Inilah Prakiraan Cuaca di Kabupaten Kapuas Hulu
Baca: Desa Mandiri Kalbar Penuhi 17 Indikator yang Ringan
Menurutnya, semestinya semua tidak diukur dengan materi, namun lebih mengedepankan partisipasi masyarakat setempat.
"Linmas sangat berperan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif disetiap wilayah mulai dari RT sampai desa," ucap Alifiansyah.
Alifiansyah menyatakan, Poskamling selain harus dilengkapi fasilitas penujang juga harus ada petugas yang aktif dalam menjaganya. "Linmas ini juga sangat berperan penting karena masuk dalam indikator desa membangun dari kementrian desa," ungkapnya.
Sementara itu, Camat Putussibau Utara Rusdi Hartono, menyatakan selama ini yang menjadi permasalahan dalam membangun poskamling adalah terkait masalah lahan.
"Kadang kadang desa tidak memiliki lahan dipusat desa, adapun lahan aset didesa biasanya jauh dari pemukiman penduduk," ujarnya.
Kedepannya kata Rusdi, persoalan seperti ini harus dicarikan solusi oleh pihak desa, agar tidak terkendala dalam masalah pembangunan ini.
"Saya berharap setiap dusun itu dibangun poskamling, karena bila Kemananan dan ketertiban masyarakat terwujud akan mendatangkan kesejahteraan," ungkapnya.
Kasat Pol PP Kapuas Hulu, Rupinus, menyampaikan, Linmas ini sangat membantu pemerintah utamanya dalam menjaga keamanan.
"Mereka bisa melakukan deteksi dini terhadap orang orang baru yang datang kewilayahnya, sehingga dengan demikian pergerakan dimasyarakat dapat terpantau dan terkontrol," ungkap Alifiansyah.
Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fgddi-aula-bappeda.jpg)