Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Terus Programkan 100 Sertifikat Tanah Bagi Nelayan

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang terus menggulirkan program sertifikat tanah nelayan.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Terus Programkan 100 Sertifikat Tanah Bagi Nelayan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Nur Imam Satria
Kepala Bidang Tangkap DKPP Ketapang, Andi Manalu. 

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Terus Programkan 100 Sertifikat Tanah Bagi Nelayan

KETAPANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Ketapang terus menggulirkan program sertifikat tanah nelayan.

Tahun 2019, DKPP kembali mengusulkan 100 sertifikat nelayan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ketapang.

Kepala Bidang Tangkap DKPP, Andi Manalu menyebutkan, program setifikat tanah nelayan merupakan program Nasional, untuk di Kabupaten Ketapang sudah berlangsung sejak tahun 2013.

"Sejak tahun 2013 sudah berlangsung. Setiap tahun kita mengusulkan sebanyak 100 sertifikat tanah nelayan ke BPN, termasuk tahun 2019 ini yang sudah diusulkan," kata Andi Manalu, Selasa (27/08/2019).

Menurut Andi, dengan memiliki sertifikat tanah, nelayan akan memiliki agunan apabila punya keinginan untuk meminjam dana ke Bank sebagai modal dalam usaha nelayannya.

Baca: Prosedur Pengajuan Sertifikat Halal dari MUI, Berikut Proses dan Syaratnya

Baca: Masyarakat Kabupaten Kupang Peroleh Sertifikat Redistribusi Tanah Setelah Penantian Panjang 26 Tahun

Baca: Presiden Jokowi Serahkan 2.706 Sertifikat Tanah untuk Masyarakat di Kupang

"Makanya setiap tahun program ini selalu kita informasikan melalui para Kepala Desa. Program ini juga tanpa dipungut biaya, nelayan hanya menyiapkan materai 6000," lanjutnya.

Mengenai syarat yang dapat diusulkan, diantaranya memiliki kapal sudah teregistrasi, memiliki kartu nelayan, memiliki tanah yang belum bersertifikat dan jelas status lahannya.

"Kedepan kita akan terus menggulirkan program ini meskipun secara bertahap, sehingga seluruh nelayan di Ketapang tanahnya memiliki sertifikat," ujarnya.

Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved