Durian Kunyit, Si Kuning Unggulan Kalbar Pemenang di Festival Durian

Hortikultura Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019 yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat

Durian Kunyit, Si Kuning Unggulan Kalbar Pemenang di Festival Durian
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKI FADRIANI
Para pemenang kontes Durian Bumi Khatulistiwa pada, Minggu (25/8) di halaman parkir A Yani Mega Mall 

Durian Kunyit, Si Kuning Unggulan Kalbar Pemenang di Festival Durian

PONTIANAK - Hortikultura Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019 yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dari tanggal 24 Agustus-1 September 2019.

Dimenangkan Durian Kunyit asal Desa Kuala Dua, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.

Festival yang digadang-gadang menjadi perhelatan terbesar di dunia ini memberikan hadiah senilai 100 juta rupiah untuk pemenang. Tak ayal, petani berduyun-duyun datang untuk mengikuti kontes dengan membawa durian terbaik mereka.

Kriteria yang harus dipenuhi oleh durian-durian tersebut untuk bisa memenangkan kontes, yakni dari penilaian warna kulit, ketebalan daging, serat, tekanan daging, hingga citarasa kelezatannya.

Ada 181 peserta yang mengikuti kontes Durian Bumi Khatulistiwa ini. Dan pada kesempatan ini durian dengan nomor kontestan 155 berhasil keluar sebagai juara dan menjadi durian terbaik Kalbar dengan nama Durian Kunyit.

Baca: Umumkan Tiga Nama Hasil Seleksi Pejabat Eselon II di Sanggau

Baca: VIDEO Detik-detik Kapal Tujuan Pontianak-Ketapang Tenggelam Dihantam Gelombang di Perairan Juante

Baca: SEDANG Live MotoGP, CRASH Dovisiozo & Quartararo, Marquez - Rossi Bersaing

Pemenang kontes, yakni Wawang merasa bangga sekaligus senang karena Durian Kunyit telah menjadi durian terbaik di Kalbar.

Menurutnya, durian tersebut dinamai Durian Kunyit, karena warnanya yang kuning seperti kunyit dan telah digilai oleh para pejabat sejak lama. Durian yang dijual dengan harga 25 ribu rupiah ini telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh para juri.

"Saya di sini hanya mewakilkan. Selama ini om Hero yang menggerakkan kami. Kami mendapatkan arahan dalam bertani durian. Dari pengembangan sampai pemupukan, cara menyambung, cara menempel. Itu semua kami diajarkan," ungkapnya.

Festival ini dihadiri oleh Gubernur Kalbar, H Sutarmidji. Menurutnya festival ini untuk mengangkat nilai jual durian lokal dan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat jika durian lokal lebih unggul dari durian luar.

"Pohon yang dimiliki olehnya (pemenang) harus dikembangkan bibitnya sebagak mungkin. Kemudian betul-betul dijaga jangan sampai dicurangi orang," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, jika dalam kondisi sekarang ini, masih terdapat kendala dalam pemasaran durian untuk ke luar Kalbar. Namun, jika produktifitas durian telah memasuki skala industri maka kendala tersebut bukan lagi halangan. Pengiriman skala industri akan dilakukan lewat pelabuhan Kijing dan memerlukan durian yang tahan cukup lama.

Menurutnya ada Durian Serumbut yang dapat bertahan selama empat hari, dan durian tersebut akan dikembangkan beserta dengan Durian Kunyit.

Pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan durian, untuk dikirim dalam jangka waktu tertentu. (Rizki Fadriani)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved