5 Pejabat Utama Pemerintah Pusat Kunjungi Kalbar terkait Karhutla

Menkopolhukam, Wiranto pada kesempatan ini menapresiasi kinerja Provinsi Kalbar dalam menangnai karhutla

5 Pejabat Utama Pemerintah Pusat Kunjungi Kalbar terkait Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Menkopolhukam Wiranto, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,Kapolri Jend Pol Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo saat dengarkan paparan tertutup terkait Karhutla di VIP ?Room Lanud Supadio. 

5 Pejabat Utama Pemerintah Pusat Kunjungi Kalbar terkait Karhutla

KUBU RAYA - Lima pejabat utama dari Pemerintah pusat kunjungi Kalbar pada Jumat (23/8/2019) membahas masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang beberapa pekan melanda.

Kelima pejabat utama dari Pemerintah Pusat itu, Menkopolhukam RI Jenderal TNI (Purn) Wiranto bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto,Kapolri Jend Pol Tito Karnavian dan Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo

Saat tiba di bandara Internasional Supadio Pontianak, Rombongan pemerintah pusat disambut oleh Gubernur Kalbar H Sutarmidji di dampingi Wagub H Ria Norsan, Kapolda Kalbar Irjen H Didi Haryono , Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Herman Asaribab, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Danlantamal XII/Pontianak Laksma TNI Greg Agung. 

Baca: Walhi Menanti Pernyataan Tegas Gubernur Kalbar Terkait Kasus Karhutla

Baca: Anggota DPRD Kalbar Mad Nawir Nilai BPBD Tak Terlalu Sigap Menanggani Karhutla

Dalam kunjungan kerja itu, Menkopolhukam beserta rombongan mendengar langsung pemaparan tertutup terkait upaya penanganan Karhutla di Kalbar dari Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji serta dari Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan selaku Dansatgas Dalkarhutla Provinsi Kalbar di VIP Room Lanud Supadio.

“Kami sampaikan kepada bapak Menkopolhukam dan rombongan, bahwa kami Pemprov Kalbar sudah melakukan beberapa langkah langkah. Selain memanggil perusahan perusahaan, kami juga sudah mengeluarkan Pergub yang isinya untuk memberikan sanksi kepada perusahaan yang tidak dapat menjaga wilayahnya” ucap Gubernur Kalbar.

“Jika terbukti ada perusahaan yang sengaja membakar, izinnya kami bekukan hingga 5 tahun kedepan, sedangkan bagi perusahaan yang lalai mengakibatkan terjadinya karhutla akan dibekukan izinnya 3 tahun dan perusahaan wajib membayar biaya pemadaman” tambahnya

Kemudian Wagub Kalbar, Ria Norsan selaku Dansatgas Dalkarhutla menyampaikan terkait proses penanganan dan kendala kendala yang dihadapi Provinsi Kalbar dalam menghadapi karhutla.

Menkopolhukam, Wiranto pada kesempatan ini menapresiasi kinerja Provinsi Kalbar dalam menangnai karhutla.

“Saya simak tadi paparan Dansatgas sangat rinci, sangat bagus. Ada beberapa kendala yang disampaikan saya rasa akan ditindak lanjuti ditingkat pusat” katanya.

Baca: Wagub Kalbar Tanggapi Karhutla di Mempawah, Bandingkan dengan di Ketapang dan Kubu Raya

Baca: Bupati Gidot Tinjau SDN 17 Sidai Sanggau Ledo yang Dilalap Api Karhutla, Intruksikan Hal Ini

Menurutnya, yang dilakukan oleh Pemprov Kalbar serta jajaran TNI dan Polri sudah tepat baik dari keluarnya Peraturan Gubernur, pembentukan satgas satgas, hingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Polda Kalbar.

Acara dilanjutkan peninjauan langsung lewat udara proses pemadaman lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Mempawah Kalimantan Barat melalui udara dengan menggunakan Helly EC 725 dan Bell milik Polri.

Peninjauan lokasi Karhutla di Kalbar dilakukan oleh Menkopolhukam beserta rombongan sebagai tindaklanjut dari Rakor Pengendalian Karhutla Tahun 2019 antara Menkopolhukam dan kementerian terkait pada Rabu (21/8) kemarin. Pantauan dari udara ini dilakukan guna untuk mengetahui titik-titik Karhutla yang ada di wilayah Kalbar.

Turut hadir Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Kabaharkam Polri Komjen Pol Condro Kirono, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito dan Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto, juga turut hadir dalam kunjungan kerja ke pulau Kalimantan itu. 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved