Wagub Kalbar Tanggapi Karhutla di Mempawah, Bandingkan dengan di Ketapang dan Kubu Raya

Ia mengatakan pihak pemerintah provinsi Kalbar sudah berupaya untuk ikut memadamkan api dan dibantu oleh anggota yang di lapangan.

Wagub Kalbar Tanggapi Karhutla di Mempawah, Bandingkan dengan di Ketapang dan Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan 

Wagub Kalbar Tanggapi Karhutla di Mempawah, Bandingkan dengan di Ketapang dan Kubu Raya

PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menanggapi terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Mempawah hingga menjadi sorotan dari banyak pihak karena mengakibatkan satu sekolah terbakar.

Sampai hari ini ada dua sekolah yang terbakar dikarenakan akibat dari api Karhutla yaitu di Kabupaten Mempawah dan Bengkayang.

Beberapa waktu lalu Sekolah Dasar Negeri 19 Mempawah Timur yang berlokasi di Dusun Tekam (Telayar), Desa Sejegi, Kabupaten Mempawah, Kalbar Sabtu (17/8/2019) pada siang hari terbakar habis.

Lalu disusul lagi kebakaran di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17 Sidai yang berlokasi Dusun Jugan, Desa Sidai, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, yang sudah rata dengan tanah akibat dibakar api pembakaran lahan pada, Rabu (21/8/2019).

Baca: Wagub Ria Norsan Minta BPJS Kesehatan Sosialisasikan Penonaktifan PBI JK dan Cari Solusi

Baca: Anggota DPRD Kalbar 86,15 Persen Laki-laki, Ada Anak Wakil Gubernur Ria Norsan

Menyingung masalah Karhutla di Mempawah, Ria Norsan yang juga merupakan mantan Bupati Mempawah mengatakan sebenarnya kebakaran hutan dan lahan di Mempawah tidak luas seperti Ketapang dan Kubu Raya.

Hanya saja yang menjadi persoalan itu ada satu buah sekolah terbakar yang menjadi berita hingga ke nasional.

Pada hari ini juga ia mengatakan akan kedatangan tamu dari Kemenko Polhukam RI, KLHK RI, BNPB Pusat dan di damping Kapolri dan Panglima TNI untuk meninjau lokasi Karhutla dengan menggunakan Heli sampai ke SD yang terbakar di Dusun Telayar, Kabupaten Mempawah.

Ia mengatakan pihak pemerintah provinsi Kalbar sudah berupaya untuk ikut memadamkan api dan dibantu oleh anggota yang di lapangan.

Baca: Ria Norsan Apresiasi MUI Selenggarakan Dialog Kebangsaan

Baca: Lepas Calon Jemaah Haji Kloter 12, Norsan Harap Menjadi Haji Mabrur

"Kalau untuk sekolah yang terbakar itu wewenang pemerintah kabupaten , tapi pihak pemkab Mempawah sudah siap membangun kembali dengan menggunakan dana tanggap darurat," ujarnya.

Ia mengatakan kalau di Mempawah itu dari dulu sudah ada dana stanby untuk dana tanggap darurat.

"Sehingga ketika ada kejadian diluar kemampuan manusia, seperti bencana alam seperti banjir, karhutla. Kita sudah standby dananya untuk membantu masyarakat ," pungkasnya. 

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved