Secercah Harapan Rakyat Kecil dengan BPJS Kesehatan

Program JKN-KIS sudah mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat. Sebagian besar, program ini sudah menjadi andalan bagi mereka yang membutuhkan

Secercah Harapan Rakyat Kecil dengan BPJS Kesehatan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Sekadau, Juleha (49). 

Secercah Harapan Rakyat Kecil dengan BPJS Kesehatan

SINTANG - Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam menjamin kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan adanya kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI). Kepesertaan ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang bisa dikatakan ekonominya kurang mampu.

Dengan kepesertaan tersebut masyarakat yang tidak mampu dapat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa membayar iuran bulanan karena iuran JKN-KIS-nya dibayarkan oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat (PBI APBN) maupun pemerintah daerah (PBI APBD).

Program JKN-KIS sudah mendapatkan tempat tersendiri di hati masyarakat.

Sebagian besar, program ini sudah menjadi andalan bagi mereka yang membutuhkan.

Baca: BPJS Kesehatan Pontianak Paparkan Pentingnya Menjadi Peserta JKN-KIS Dihadapan Mahasiswa Baru

Baca: JKN-KIS Lindungi Perjuangan Ibu Semasa Hamil

Misalnya saja bagi Juleha (49) warga Kabupaten Sekadau yang sehari-harinya hanya bekerja sebagai petani.

"Kalau dulu sakit itu menakutkan karena biaya pengobatan yang sangat mahal dan jika sakit terpaksa saya harus menjual harta benda serta hutang sana-sini demi bisa berobat. Saya merasa tertolong sekali dengan Program JKN-KIS ini. Terimakasih pemerintah yang memperhatikan kebutuhan rakyat kecil karena kesehatan adalah sangat berharga bagi kami," kata Juleha.

Juleha berharap semoga program ini akan selalu ada dan menjadi andalan rakyat Indonesia.

Baca: JKN-KIS Ibarat Cinta Pada Pandangan Pertama

Baca: Mobile JKN Mengerti Kebutuhan Kaum Millenial

Semua sudah semakin membaik, dan baginya menjadi peserta JKN-KIS dirinya dan suaminya merasa tenang menjalani masa tua.

Dan yang paling penting sekarang bagaimana menjaga kesehatan agar tidak jatuh sakit lagi.

"Karena bagi masyarakat yang kurang mampu seperti kami, hadirnya BPJS Kesehatan menjadi secercah harapan. Walaupun dalam kondisi ekonomi yang terbatas, kami bisa memperoleh perawatan tanpa khawatir terbebani biaya yang cukup besar," pungkas Juleha.

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved