Kadishangpanghortikan Sanggau: 25.077 Hektare Lahan Petani untuk Berladang di Agustus-September 2019

Untuk itulah, Hendri berharap pihak perusahaan yang berada di sekitar wilayah pertanian bisa membantu para petani.

Kadishangpanghortikan Sanggau: 25.077 Hektare Lahan Petani untuk Berladang di Agustus-September 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, H John Hendri 

Kadishangpang Hortikan Sanggau: 25.077 Hektare Lahan Petani untuk Berladang dari Agustus-September 2019

SANGGAU - Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, H John Hendri menyampaikan, Sebanyak 25.077 ribu hektare lahan petani di Kabupaten Sanggau yang bakal diperuntukan untuk ladang di bulan Agustus-September.

"Untuk petani yang akan berladang dari bulan Agustus-September 2019 sudah kami jumlahkan, yakni 25.077 hektar dan tersebar di 13 Kecamatan dari 15 Kecamatan yang ada,"katanya, Minggu (18/8/2019).

Untuk rinciannya, lanjut Hendri,  juga sudah dipetakan. Yang terkecil di Kecamatan Mukok, karena mungkin estimasinya di Mukok ini sudah banyak sawit jadi wajar.

Baca: Dewan Sanggau: Remisi Hak Bagi Narapidana

Baca: Pimpin Upacara Penyerahan Remisi Umum di Rutan Sanggau, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi

"Tapi paling tinggi berada di Kecamatan Jangkang, yaitu 5.984 hektare yang akan berladang di bulan Agustus - September,"jelasnya.

Selanjutnya, kata Hendri, ada beberapa lahan yang sudah ditebang tebas oleh masyarakat.

Dan pihaknya punya data sedikit walaupun tidak full per Kecamatan tapi ada titik koordinatnya, terutama di Kecamatan Meliau yang sudah siap bakar.

"Tetapi mereka belum membakar karena hujan belum turun. Begitu ada hujan turun mereka langsung bakar dan seminggu kemudian setelah itu baru mereka tugal (tanam). Artinya, kondisi ini ada,"tuturnya.

Untuk itulah, Hendri berharap pihak perusahaan yang berada di sekitar wilayah pertanian bisa membantu para petani.

Baca: Lomba Burung Berkicau Sentana Cup III Dimulai, Wabup Sanggau: Jaga Kelestariannya Agar Tak Punah

Baca: Diskominfo Sanggau Terima Penghargaan Dari Bupati Sanggau Terkait Masuk Zona Hijau Pelayanan Publik

"Kami mohon kepada perusahaan, tolong dibantu petani kami ini, karena tidak bisa dirubah cara pertanian berladang mereka, mereka sudah tebang tebas sekarang tinggal waktunya mereka bakar. Tolong dibantu dan didampingi karena bagaimana juga mereka berada di kawasan perusahaan perkebunan,"jelasnya.

Untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sanggau, Dishangpang Hortikan Sanggau sebagai Dinas teknis pernah melakukan dua cara. Namun cara tersebut ternyata tidak efektif mengatasi Karhutla di Sanggau.

"Cara yang dimaksud adalah tanam padi ladang bukan di bulan Agustus -September. Uji coba itu di lakukan di Desa Punti Kayan, Kecamatan Entikong. Ada hasilnya, tapi petani mengeluhkan banyaknya hama. Itu satu pengalaman kami,"tegasnya.

Cara yang kedua adalah dengan tanam tumpang sari, padi dan jagung. Dan ternyata berhasil. "Pak Camat Sekayam sudah pernah panen bersama kami,"pungkasnya

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved