Kapolres Ketapang Terjun Langsung Padamkan Titik Api Karhutla di Desa Pelang

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, S.IK.,MH., turun langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lahan

Kapolres Ketapang Terjun Langsung Padamkan Titik Api Karhutla di Desa Pelang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat bersama anggotanya saat berjibaku memadamkan api di lahan gambut di Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang. 

Kapolres Ketapang Terjun Langsung Padamkan Titik Api Karhutla di Desa Pelang

KETAPANG - Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, S.IK.,MH., turun langsung melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah lahan yang terbakar di poros jalan Pelang - Tumbang Titi di Desa Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, pada Jumat, (16/08/2019) sekitar pukul 09.00 Wib.

Bersama Satuan Tugas TNI - POLRI gabungan Operasi Karhutla, Kapolres yang didampingi Dandim 1203 Ketapang, Letkol Kav Jami’an, S.IP., dengan semangat berjibaku memadamkan api yang menyala di seputaran lahan gambut di desa pelang.

“Iya, kita Satgas Karhutla Polres Ketapang beserta Kodim 1203 Ketapang, BPBD Kabupaten Ketapang dan Manggala Agni turun bersama padamkan api di Desa Sungai Pelang ini, apinya cukup besar dan kami sempat kesulitan memadamkan titik api dikarenakan lahan yang terbakar itu ialah lahan gambut serta sulitnya akses ke sumber air yang mulai mengering,” ungkap Yury.

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga sore hari. Titik api yang cepat membesar dikarenakan ditiup angin yang cukup kencang membuat Yury bersama anggotanya harus berjibaku memadamkan api dengan tenaga ekstra.

Baca: Danlatamal XII Pontianak Turut Hadiri Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74

Baca: 81 Hektare Lahan di Desa Pelang Hangus Terbakar

Baca: Dandim 1202/Skw Berbagi Kasih di Panti Asuhan Gloria ‎

Saat dikonfirmasi, Minggu (18/08) menurut Yury, Polres Ketapang sudah memetakan daerah rawan kebakaran hutan dan lahan. Personil Polres serta perlengkapan pemadaman juga sudah disiapkan mulai dari tingkat Polres sampai Polsek, namun karena lahan yang terbakar didominasi struktur gambut kering serta beberapa titik api yang jauh dari sumber air, pemadaman dan pendinginan jadi sulit.

Meski begitu, Yury menegaskan bahwa Satuan Tugas karhutla Polres Ketapang terus berupaya maksimal untuk memadamkan titik api, dan ia pun memastikan bahwa anggotanya di seluruh pelosok wilayah hukum Polres Ketapang terus melakukan pemantauan titik api setiap harinya serta melakukan upaya pemadaman apabila ada ditemukan titik api diwilayahnya hingga benar - benar padam.

Tak hanya melakukan upaya preemtiv dan preventif, Polres Ketapang pun sudah melakukan upaya represif terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, ini dibuktikan dengan sudah diamankannya lima tersangka atas dugaan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

"Kami ingatkan lagi, sanksi hukum bagi pelaku pembakar hutan dan lahan tegas. Kami minta masyarakat bisa bekerjasama dengan Polisi untuk mencegah dampak kebakaran hutan maupun lahan yang merugikan banyak pihak," pungkasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved