Liputan Khusus

Guru Honorer Belum Merdeka, Gaji Sebulan Cuma Rp 300 Ribu

Ia berharap, agar pemerintah daerah dan pemerintah pusat bisa fokus mencarikan solusi bagi nasib guru honorer.

Guru Honorer Belum Merdeka, Gaji Sebulan Cuma Rp 300 Ribu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Ribuan guru gelar aksi damai beberapa waktu lalu 

Profesi guru adalah sebuah pekerjaan yang sangat mulia. Tugas seorang guru adalah mentransfer ilmu pengetahuan, pengalaman, penanaman nilai-nilai budaya, moral dan agama.

Selain itu, seorang guru juga berfungsi sebagai motivator, konseling, dan pemimpin dalam kelas. Kehadiran guru di tengah-tengah masyarakat juga merupakan unsur utama dan penting. Kondisi tenaga guru honorer yang miris juga diungkapkan Bayu, seorang guru honorer di SMAN 3 Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

"Guru honorer merasa belum mendapatkan perhatian oleh pemerintah. Di beberapa daerah, untuk saat ini guru honorer hanya diberi honor ratusan ribu," ujarnya.

Ia mengatakan, awalnya menjadi honorer pertengahan tahun 2015 dengan menerima gaji sebesar Rp 240.000. Saat ini gajinya sebesar Rp 600.000. Ia menjelaskan, dengan gaji yang hanya ratusan ribu, tentu tak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

"Guru honorer merupakan profesi yang diharapkan profesional, artinya guru honor penyedia jasa tetapi jasa guru honor masih sangat jauh dari harapan bahkan dibawa UMR. Sungguh sangat memprihatinkan dan menyedihkan, apakah mungkin seorang dapat berbuat maksimal tanpa pernah mengetahui kebutuhan hidupnya? Rasanya tidak mungkin di era globalisasi dan di tengah-tengah krisis multi dimensional dimana harga barang melambung tinggi mempengaruhi biaya hidup ikut tinggi," ungkapnya.

Ia mengakui, gajinya tersebut sangatlah tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai upaya dilakukannya untuk menambah penghasilan. Misalnya pada pemilu lalu, ia juga merangkap sebagai anggota Pengawas Pemilu di tingkat desa.

Baca: BREAKING NEWS: Diduga Lempar Ratusan Butir Ekstasi ke Lapas Kelas II A Pontianak, Dua Pria Diamankan

Baca: Kumpuluan GIF Hari Merdeka COCOK Dibagikan Melalui WA dan Akun Medsos Kamu! Lengkap Kumpulan Ucapan

Alumni IKIP PGRI Pontianak itu menerangkan, saat ini guru honor boleh saja ikhlas mengabdi dalam mengembang tugas mengajar.

Akan tetapi, Guru honor juga manusia yang butuh dan perlu memikirkan penghidupan, ekonomi, kesejahteraan keluarganya dan dirinya sendiri dalam upaya memenuhi kebutuhan keseharianya.

"Kalau kita melihat nasib dan kesejahteraan guru honorer, sungguh memprihatinkan ada saja di antara mereka berprofesi sebagai tukang ojek, mengajar di tempat lain dan kerja serabutan untuk menutupi keperluan ekonomi keluarga," ungkap Bayu.

Ia mengatakan, kondisi ini bisa memberikan dampak psikologis di mata anak didiknya dan masyarakat.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved