Dua Warga Binaan Rutan Kelas II B Mempawah Dapat Remisi Bebas di Hari Kemerdekaan ke-74 RI

Dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di tahun 2019 ini, ada dua orang warga binaan

Dua Warga Binaan Rutan Kelas II B Mempawah Dapat Remisi Bebas di Hari Kemerdekaan ke-74 RI
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Mempawah, H.M Hidayah saat diwawancarai awak media, Jumat (16/8/2019). 

Dua Warga Binaan Rutan Kelas II B Mempawah Dapat Remisi Bebas di Hari Kemerdekaan ke-74 RI

MEMPAWAH - Dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 di tahun 2019 ini, ada dua orang warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B, Mempawah yang mendapatkan remisi satu bulan dan langsung bebas usai upacara peringatan hari kemerdekaan yang akan dilangsungkan pada 17 Agustus 2019 pagi di dalam Rutan.

Penyerahan remisi tersebut direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Mempawah, Hj Erlina SH MH, di Rutan Kelas II B Mempawah sebelum dia memimpin upacara besar hari kemerdekaan di Kantor Bupati Mempawah.

Kepala Rutan (Karutan) Kelas II B Mempawah, H.M Hidayah menjelaskan, selain dua orang warga binaan pemasyarakatan yang di asuhnya itu, masih ada 164 orang lagi yang diberikan remisi umum.

Diamana rata-rata setiap dari mereka akan menerima remisi pengurangan masa kurungan selama satu bulan. Total kata dia ada 166 warga binaan pemasyarakatan yang akan dikurangi masa kurungannya dalam momen hari kemerdekaan.

"Jadi pada saat upacara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 74 tahun 2019 ini, ada 166 orang warga binaan pemasyarakatan yang diberikan remisi pengurangan masa kurungan, yang terdiri dari 164 orang remisi umum, dimana 17 diantara adalah remisi kasus narkoba, dan ditambah 2 orang remisi langsung bebas," paparnya, kepada Tribun, Jumat (16/8/2019) siang.

Baca: HUT Ke 43 Bank Panin KCU Pontianak, Tribun Pontianak Serahkan Kue Tart

Baca: Peringati Hari Kemerdekaan, SMK-SMTI Adakan Lomba Bertema Anti Korupsi

Baca: Update Cuaca Esok Hari, Kapuas Hulu Berpotensi Hujan Lokal

Hidayah mengungkapkan, dua orang warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi langsung bebas di hari kemerdekaan adalah narapidana kasus pencurian.

Dia melanjutkan, untuk mekanisme pengajuan remisi, Rutan Kelas II B Mempawah mengirimkan permohonan dan daftar pengajuan kepadan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kanwil Kemenkumham), kemudian akan diteruskan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk disetujui.

"Mereka yang dua orang itu kasusnya pencurian, remisi mereka semua disini, mekanisme nya kita memang sudah mengajukan ke Kanwil Kemenkumham sebelumya, dari mereka meneruskan ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, ketika SK nya sudah terbit, maka akan dikembalikan lagi ke kami, artinya sudah disetujui," tuturnya.

Hidayah menjelaskan, pihaknya selalu mengajukan remisi untuk narapidana sebanyak-banyaknya, dan itu sudah sesuai dengan SOP nya, dimana mereka yang diajukan untuk dikurangi masa tahanannya sudah melewati penilaian perilaku di dalam Rutan Kelas II B Mempawah.

Kendati demikian, kata dia lagi, agak sedikit berbeda jika tahanan tersebut melakukan tindak pidana khusus, maka proses remisinya agak lama.

"Untuk tindak pidana khusus seperti korupsi, illegal loging, dan lain sebagainya, itu agak lama proses remisinya karena memerlukan berbagai persyaratan khusus juga, tapi bukan berarti tidak ada remisi bagi mereka, kita disini ingin semuanya mendapatkan keadilan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved