Tinjau SDN 12 Tekam, Bupati Erlina Akan Benahi Bangunan Tak Fungsional Secara Bertahap

Meski cuma satu anak itu saja yang masuk kelas satu, kegiatan belajar mengajar tetap dilanjutkan

Tinjau SDN 12 Tekam, Bupati Erlina Akan Benahi Bangunan Tak Fungsional Secara Bertahap
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Mempawah, Hj Erlina saat meninjau SDN 12 Tekam, Kecamatan Mempawah Timur, Kamis (15/8/2019).   

Tinjau SDN 12 Tekam, Bupati Erlina Akan Benahi Bangunan Tak Fungsional Secara Bertahap 

MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Hj Erlina meninjau kondisi SDN 12 Tekam, Kecamatan Mempawah Timur, ketika mendapat informasi bahwa hanya ada satu anak Sekolah Dasar kelas satu yang mendaftar disitu, Kamis (15/8/2019).

Bupati Erlina mengaku cemas ketika melihat postingan di media sosial yang menyatakan bahwa masyarakat di Dusun Tekam enggan bersekolah disitu dikarenakan bangunan sekolah yang sudah tidak layak.

"Saya sudah turun langsung bersama dengan SOPD Keuangan, Bappeda, Sekda juga saya ikutkan, serta PLT Kadisdikporapar. Setelah turun langsung ke lokasi yang membuat saya cemas itu ternyata diluar perkiraan, sebab disitu ada juga bangunan lokal baru yang dibangun tahun 2012 kemarin, dan foto yang beredar itu adalah bangunan lama yang tidak difungsikan lagi, hanya untuk anak yang satu orang saja yang baru masuk itu bernama Cahyo," tutur Erlina.

Baca: Tim Penyidik Kejari Geledah Rumah Dinas Ketua DPRD Ketapang, Sita Puluhan Dokumen Penting

Baca: Kukuhkan 32 Anggota Paskibraka Kota Pontianak, Ini Pesan Edi Kamtono

Erlina menjelaskan, kebetulan kenapa hanya satu anak yang mendaftar dan diterima sekolah di SDN 12 Tekan itu karena memang dia satu-satunya anak yang mendaftar, sebab masalahnya memang seusia anak sekolah di Dusun Tekam tidak ada.

"Jadi disini jumlah KK ada 64, tetapi usia produktif juga tidak terlalu banyak, maka dari itu tidak banyak anak usia SD disini. Meski cuma satu anak itu saja yang masuk kelas satu, kegiatan belajar mengajar tetap dilanjutkan," tegasErlina.

Dalam peninjauan itu, Bupati Erlina melihat ada lokal yang kondisinya rusak berat, dibagian lantai, dan dek yang akhirnya membuat lokal itu tidak difungsikan, oleh karena itu dia berjanji akan membangun itu secara bertahap.

"Kedepannya sekolah ini akan menjadi perhatian kami, terutama lokal-lokal yang sedang dalam kondisi rusak berat, mungkin akan kita lakukan pembenahan awal secara standar agar bisa dipakai dengan layak," pungkas Erlina.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved