Kapolres Singkawang Imbau Masyarakat Tak Lakukan Pembakaran Saat Buka Lahan

Polres Singkawang mengamankan NS (48), pelaku pembakaran lahan di lokasi lahan miliknya yang berada di Jalan Veteran, Kelurahan Roban

Kapolres Singkawang Imbau Masyarakat Tak Lakukan Pembakaran Saat Buka Lahan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi saat ditemui di ruang kerja, Jalan Firdaus 2, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (24/6/2019).  

Kapolres Singkawang Imbau Masyarakat Tak Lakukan Pembakaran Saat Buka Lahan

SINGKAWANG - Polres Singkawang mengamankan NS (48), pelaku pembakaran lahan di lokasi lahan miliknya yang berada di Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah.

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi mengatakan Polres Singkawang selaku penanggungjawab pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mendapat laporan terjadi kebakaran lahan.

"Petugas lapangan kami bersama Manggala Agni dan BPBD dengan Kodim melakukan pemadaman," katanya, Kamis (15/8/2019).

Setelah pemadaman tersebut, pihaknya mendapatkan kabar bahwa ada orang yang mengetahui terjadi kebakaran tersebut.

Tim penyidik Polres Singkawang lalu memeriksa orang tersebut dengan mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi.

Akhirnya penyidik berkesimpulan bahwa yang bersangkutan adalah pembakar lahan.

"Kami menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka pembakaran lahan," tuturnya.

Baca: Satgas Gabungan Karhutla Desa Ngarak Lakukan Patroli, Ini Sasarannya

Baca: Ashanty Dihujat Pakai Baju Seksi, Istri Anang Hermansyah Malah Sebut Sudah Biasa Dari Muda

Baca: SMAN 1 Sebangki Gelar Lomba Gerak Jalan, Sambut HUT RI ke 74

Luas lahan yang terbakar kira-kira sekitar 2 hektare di wilayah Singkawang Tengah. Untuk sementara tersangka yang bersangkutan karena beliau mengakui juga pembakaran lahan punyanya sendiri namun terbakar sampai luas.

Hal ini menjadi perhatian Polres Singkawang ternyata masih ada mindset dari masyarakat yang mengelola lahan dengan membakar.

"Padahal dengan membakar lebih banyak hal uang mudaratnya daripada keuntungan untuk masyarakat itu sendiri," ucapnya.

Ada yang mengatakan bahwa lahan seluas 2 hektare boleh dibakar. Namun aturan tersebut memiliki aturan-aturan tambahan yang harus diikuti juga, di antaranya jumlah curah hujan yang harus memadai.

Kondisi sekarang curah hujan di Kota Singkawang sangat minim. Dari sisi itu saja, aturan pembakaran hutan seluas 2 hektare tidak terpenuhi.

"Saya mengimbau agar tidak melakukan pembakaran bila membuka lahan," imbau Kapolres.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved