Atbah Ajak Anggota Pramuka Lawan KKN dan Pengrusakan Lingkungan

Hal tersebut diatas merupakan kejahatan yang menjadi tantangan terbesar bangsa Indonesia

Atbah Ajak Anggota Pramuka Lawan KKN dan Pengrusakan Lingkungan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat menghadiri peringatan HUT Pramuka, Kwarcab Sambas. (Istimewa)   

 Atbah Ajak Anggota Pramuka Lawan KKN dan Pengrusakan Lingkungan

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, yang juga Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Pramuka Kabupaten Sambas, mengajak anggota pramuka mewaspadai merebaknya Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) hingga maraknya pengrusakan lingkungan. 

Hal itu di tegaskan Atbah saat menghadiri perayaan hari Pramuka di Lapangan Sepakbola Rantau Panjang Kecamatan Sebawi, Rabu (14/8/2019). 

"Kakak dan adik Pramuka harus memperhatikan nepotisme hingga terpaparnya Radikalisme dan Terorisme. Serta maraknya penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut diatas merupakan kejahatan yang menjadi tantangan terbesar bangsa Indonesia," ujarnya.  

Baca: Sambut Hut RI ke- 74, Polsek Entikong Gelar Patroli Merah Putih

Baca: Buruan Daftar Lowongan Kerja BUMN Terbaru PT Hutama Karya, Batas Akhir Lima Hari Lagi! Cek Syaratnya

Pramuka lanjutnya, harus jadi pionir untuk menanamkan nilai-nilai anti kejahatan luar biasa. 

Dan salah satu poin utama alasan diadakan kerjasama antara Kwartir Nasional dan KPK, jelasnya untuk merumuskan syarat-syarat kecakapan khusus bagi pramuka siaga, penggalang dan penegak/pandega.

Yang harus punya pengetahuan kognitif dan keterampilan psikomotorik anti korupsi. 

"Gerakan Pramuka juga harus ikut serta memerangi radikalisme dan terorisme. Inisiasi beberapa Kwartir daerah membentuk saka atau satuan pramuka anti narkoba, atau menjadikan kemampuan mendeteksi dini dan menanggulangi bahaya narkoba sebagai salah satu krida saka yang ada," katanya  

"Karena anggota pramuka adalah pribadi bertanggung jawab dan dapat dipercaya, sehingga siap sedia membangun keutuhan NKRI," ungkapnya.

Hal lain yang juga perlu mendapat perhatian dari Gerakan Pramuka menurut Atbah adalah globalisasi dunia tanpa batas. Bupati mengajak memanfaatkan dan mengeksplorasi sisi positif globalisasi. 

"Kerusakan dan pencemaran lingkungan merupakan kelalaian kita semua akan pentingnya memikirkan warisan untuk generasi penerus pada masa mendatang. Pramuka juga harus jadi penggerak cinta alam," ingat Atbah. 

Karenanya Atbah mengajak anggota Pramuka untuk mencintai alam dan juga merupakan wujud dari kasih sayang setiap anggota pramuka bagi diri sendiri dan bagi generasi penerusnya. 

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah Atbah ingin kepedulian pada kelestarian lingkungan bukan sekedar formalitas dan seremonial belaka. 

"Kepedulian pada alam dan lingkungan, harus jadi gaya hidup. Jadi sikap hidup dan standar berprilaku yang dipedomani setiap anggota pramuka," pesannya. 

Ia berharap, sebagai langkah nyata, pramuka harus perang terhadap sampah plastik dan memahami isu-isu lingkungan dan disosialisasikan kepada masyarakat. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved