Polisi Ungkap Identitas Mayat Pria Tewas di Kos Singkawang Selatan

Informasi yang dihimpun petugas, korban telah mengontrak sejak 16 Juli 2019 di kos tersebut.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas sedang mendatangi lokasi penemuan mayat pria tanpa busana yang ditemukan meninggal dalam posisi tergeletak di sebuah kos, Jalan Raya Pasir Panjang, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Minggu (11/8/2019). 

Dalam postingan tersebut diungkapkan, terduga pelaku pembunuhan dalam kasus temuan mayat wanita di kamar kos di Singkawang sudah ditangkap.

Proses penangkapan cukup panjang dengan melibatkan polisi di Jakarta.

Tim Ditreskrimum Polda Kalbar, Sat Reskrim Polres Singkawang, dibantu anggota Jatanras Jakarta Barat dan Tim Polda Metro Jaya.

Postingan ini sekaligus menjawab pertanyaan masyarakat terutama pihak keluarga yang sempat bingung apa sebenarnya yang terjadi pada korban.

"Headline News
Pelaku pembunuhan digang cisadane sudah berhasil di tangkap oleh Tim Ditreskrimum Polda Kalbar dan Sat Reskrim Polres Singkawang yang di bantu oleh Jatanras Jakarta Barat dan Tim Polda Metro Jaya, Saksikan Live Press Releasenya yang akan di sampaikan langsung oleh Kapolres Singkawang AKBP Raymond M Masengi, SIK, MH dalam minggu ini karena pelaku skr masih berada di Jakarta." tulis admin IG @humas_polres_singkawang.

Singkawang Gempar

Sebelumnya diberitakan, sesosok mayat wanita ditemukan dalam kamar kosnya Jalan Tani, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis (11/7/2019) pagi WIB.

Mayat ditemukan berada dalam kamar kos nomor 3 dari 4 kamar yang ada.

Dari informasi yang dihimpun, mayat pertama kali ditemukan pengurus kos.

Berawal dari informasi para tetangga yang mengaku sejak beberapa hari terakhir mencium aroma tak sedap dari arah lokasi ditemukannya mayat.

Kamudian penghuni kamar lainnya menghubungi pihak pengurus kos.

Setelah dicek, ternyata ada sesosok mayat tergeletak di kamar dalam keadaan mulai membusuk.

Pengurus kos pun langsung melaporkan hal tersebut kepihak Polres Singkawang.

Yani, istri pengurus kos mengatakan ia sendiri tidak mengetahui siapa nama korban.

Yani hanya tahu korban menempati kamar tersebut sekira awal Juli 2019.

"Masuknya itu kayaknya awal bulan ini tapi saya belum pernah ketemu orangnya. Tadi itu tahunya sekitar jam 8 setengah 9. Tetangga yang kanan dan kiri itu bilang kalau ada bau nyengat.” katanya.

“Terus ada lalat dari kamar, karena kuncinya kan cuma satu terus dibawa sama yang sewa. Terus langsung bapak lihat dari atas ventilasi, ada mayat. Bapak langsung lapor polisi," kata Yani.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved