Perkim LH: Sambas Dapat Perumahan Nelayan 50 Unit, Dalam Dua Tahap

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), H Eko Susanto, mengatakan pembangunan rumah khusus Nelayan

Perkim LH: Sambas Dapat Perumahan Nelayan 50 Unit, Dalam Dua Tahap
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat menyerahkan kunci untuk Perumahan Nelayan di Desa Sungai Nyirih Kecamatan Selakau. 

Perkim LH: Sambas Dapat Perumahan Nelayan 50 Unit, Dalam Dua Tahap

SAMBAS - Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), H Eko Susanto, mengatakan pembangunan rumah khusus Nelayan untuk tahun ini, Kabupaten Sambas mendapatkan bantuan sebanyak 25 unit rumah type 28 couple.

Namun demikian, sebelumnya Sambas juga sudah dapat 25 unit Perumahan Nelayan.

“Peruntukannya untuk 50 kepala keluarga, di desa sei nyirih ini, dilokasi yang sama juga sebelumnya sudah ada 25 rumah khusus nelayan,” ujarnya, Senin (12/8/2019).

Eko menjelaskan, nantinya yang berhak menempati rumah bantuan itu, adalah Nelayan yang sudah diverifikasi oleh tim dan dituangkan dalam Keputusan Bupati Sambas.

Baca: Bupati Atbah Serahkan Kunci Bantuan Rumah Untuk Nelayan

Baca: Gubernur Sutarmidji Kesal Ada Perusahaan Perkebunan Mangkir Rakor Karhutla, Merasa Ditantang

Baca: BMKG Prediksi Cuaca Kayong Utara Cerah Berawan, Belum Ada Prakiraan Akan Diguyur Hujan

Dimana nantinya warga yang menghuni rumah tersebut, lanjutnya akan diverifikasi ulang setiap 2 tahun sekali.

“Jika sudah dua tahun, akan kita lakukan verifikasi ulang, kita evaluasi lagi. Karena rumah ini bukan hak milik," katanya.

"Sehingga jika dalam dua tahun, jika kita temui sudah ada warga yang mampu memiliki rumah sendiri, maka rumah nelayan ini akan kita serahkan kepada nelayan lain yang masih memerlukan bantuan,” jelas Kadis Perkim LH.

Lebih lanjut ia mengetahui, Pemerintah Kabupaten Sambas juga memiliki komitmen untuk memberikan perhatian kepada Nelayan.

Hanya saja kata Eko, terkait dengan keterbatasan anggaran. Maka jumlah bantuan yang digulirkan sifatnya masih terbatas.

“Belum semua nelayan yang memerlukan, mendapatkan rumah. Bupati dan pemerintah daerah dalam hal ini tetap Komitmen untuk memberikan perhatian kepada nelayan agar bisa menempati rumah yang layak huni lengkap dengan sarana prasarana sanitasi,” tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved