Diskominfo Sosialisasi KIM di Desa Belangin III

Tim dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau melakukan sosialisasi KIM (Komunitas Informasi Masyarakat)

Diskominfo Sosialisasi KIM di Desa Belangin III
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Tim dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau saat foto bersama usai sosialisasi KIM (Komunitas Informasi Masyarakat) di Desa Belangin III, Kecamatan Kapuas, Rabu (7/8/2019). 

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Tatag Suasono

Diskominfo Sosialisasi KIM di Desa Belangin III

SANGGAU - Tim dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau melakukan sosialisasi KIM (Komunitas Informasi Masyarakat) di Desa Belangin III, Kecamatan Kapuas, Rabu (7/8/2019).

Tim diketuai oleh Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Sanggau, Emelia Agustina Lusy, didampingi beberapa staf dan turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Belangin III Fransiskus Sanusi, Ketua BPD Fran Toding dan Sekertaris Desa Slamet Waluyo.

Dalam sambutanya, Kasi Pengelolaan Komunikasi Publik Emelia Agustina Lusy memaparkan pentingnya KIM bagi masyarakat desa. KIM merupakan salah satu indikator kinerja utama dari Kementerian Kominfo, yang mana pelaksanaannya sebagai lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat.

Baca: PBVSI Kalbar Bidik Posisi 4 Besar Pra PON Voli Pasir

Baca: TRIBUNWIKI: Daftar Sarana Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Kapuas Hulu

Baca: Klasemen Liga 1 Terbaru, Hasil Shoppe Liga 1 & Jadwal Jelang Persela Vs Persib Bandung Hari Ini

"Yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan.
Salah satu fungsi utama KIM adalah sebagai mitra dialog dengan pemerintah, khususnya Pemerintah Daerah dalam merumuskan kebijakan publik, "katanya.

Yang menjadi sasaran dan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sanggau khususnya dari Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau, yakni kepada Desa Fokus, Desa Adat, Desa Wisata dan Desa Mandiri, kemudian kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Kelompok Forum Komunikasi Media Tradisional (sanggar seni budaya), serta Kelompok Tani (Poktan).

Selain itu, KIM juga dapat berfungsi sebagai komunitas pemasaran untuk barang dan jasa yang ada di desa. Sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan desa itu sendiri.

“Diharapkan dengan berdirinya KIM di desa tersebut, masyarakat dapat mengatasi persoalan bersama melalui akses dan pemberdayagunaan informasi dengan tepat sasaran. Dan khususnya untuk Desa Belangin diharapkan dalam waktu dekat dapat mengirimkan susunan kepengurusannya dan kemudian disahkan legalitasnya,”pungkasnya. 

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved