Tangani Karhutla, Satpol PP Terus Berkoordinasi dengan BPBD Prov Kalbar

Menindaklanjuti Rakor Karhutlah 5 Agustus 2019, di Balai Petitih kantor Gubernur KalBar yg dipimpin langsung oleh Gubernur Kalbar

Tangani Karhutla, Satpol PP Terus Berkoordinasi dengan BPBD Prov Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat saat memadamkan api di lahan terbakar 

Tangani Karhutla, Satpol PP Terus Berkoordinasi dengan BPBD Prov Kalbar

PONTIANAK - Menindaklanjuti Rakor Karhutlah  5 Agustus 2019, di Balai Petitih kantor Gubernur KalBar yg dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji dan Ka BNPB Jend TNI Doni Monardo.

Satpol PP provinsi membentuk Tim Reaksi Cepat Pemadaman KARHUTLAH.

Kasatpol PP Golda M.Purba menjelaskan Tim RCP Karhutlah yang beru dilantik terdiri dari unsur fungsi Linmas,  fungsi Trantibum, fungsi Penegakan Perda/Perkada,  dan fungsi Binmas.

"Sesuai arahan Gubernur, Tim mengambil langkah cepat dengan Briefing di ruang PPNS Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat, berkoordinasi dengan Tim BPBD dan aksi pemadaman langsung ke titik api," ujarnya.

Kegiatan Pemadaman Karhutla oleh Satpol PP Provinsi Kalimantan Barat dan BPBD Provinsi Kalimantan Barat pada Hari Selasa, (6/8/ 2019) Pukul 11.00 Wib s/d 16.00 Wib di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.

Baca: DPC PDI Perjuangan Sanggau Bulat Dukung Megawati Jadi Ketua Umum

Baca: INSIDEN Ratu Tisha Diusir dan Dihujat di Final Piala Indonesia PSM Vs Persija hingga PSSI Mafia

Baca: Pedagang BBM: Jual Beli BBM Sudah Pekerjaan Kita Untuk Penuhi Kebutuhan Hidup

Pelaksanaan pemadaman karhutla gambut di Kecamatan Rasau Kabupaten Kubu Raya dipimpin oleh Kasat Pol PP Provinsi Kalimantan Barat bersama BPBD Provinsi Kalimantan Barat. Sejak pagi hari pemadaman karhutla gambut sudah dilakukan oleh Manggala Agni dan kepolisian yg kemudian pada pukul 11.00 Wib pelaksanaan pemadaman karhutla dilanjutkan oleh Satpol PP Kalimantan Barat dan BBPD Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh Kasat Pol PP.

Adapun jumlah lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 11 hektar. Menurut informasi dari warga sekitar bahwa lahan yang terbakar tersebut merupakan milik dari Perusahaan Perkebunan Sawit AMS dan telah mengakibatkan 1 rumah warga terbakar.

Pemadaman api selesai dilakukan pukul 16.00 Wib dilanjutkan dengan apel konsolidasi dan patroli serta penyuluhan masyarakat sekitar agar menjaga lingkungan dan tidak berladang dengan membakar lahan. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved