FOTO: Aktifitas Kios BBM Eceren Saat Layani Pembeli di Jalan Sultan Hamid Pontianak
Kios BBM eceren di Jalan Veteran, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/8/2019). Siapa saja dilarang memperjual-belikan kembali BBM
Penulis: Anesh Viduka | Editor: Madrosid
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kios BBM eceren di Jalan Sultan Hamid, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/8/2019). Siapa saja dilarang memperjual-belikan kembali BBM karena melanggar aturan niaga BBM pasal 53 UU No.22/2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara, dan denda maksimal Rp30 miliar.
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kios BBM eceren di Jalan Sultan Hamid, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/8/2019). Siapa saja dilarang memperjual-belikan kembali BBM karena melanggar aturan niaga BBM pasal 53 UU No.22/2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara, dan denda maksimal Rp30 miliar.
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kios BBM eceren di Jalan Veteran, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/8/2019). Siapa saja dilarang memperjual-belikan kembali BBM karena melanggar aturan niaga BBM pasal 53 UU No.22/2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara, dan denda maksimal Rp30 miliar.
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kios BBM eceren di Jalan Veteran, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (7/8/2019). Siapa saja dilarang memperjual-belikan kembali BBM karena melanggar aturan niaga BBM pasal 53 UU No.22/2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara, dan denda maksimal Rp30 miliar.
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kios-bbm1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kios-bbm2.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kios-bbm3.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kios-bbm4.jpg)