Sutarmidji Tinjau Titik Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar

Pemerintah telah menetapkan titik pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar. Titik pembangunan jembatan ini di Desa Merampai

Sutarmidji Tinjau Titik Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Gubernur Kalbar, Sutarmidji meninjau titik pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar, Sabtu (3/8/2019). 

Sutarmidji Tinjau Titik Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar

PONTIANAK - Pemerintah telah menetapkan titik pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar. Titik pembangunan jembatan ini di Desa Merampai Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam penentuan titik, telah dilakukan kajian dari Balai Pengkajian jembatan dan jalan Kementrian PUPR.

Disela-sela acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di Desa Kuala Tebas, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji langsung meninjau lokasi pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar.

Midji, menegaskan titik telah ditentukan dan masyarakat harus mendukung dan tender pembangunan akan dilakukan bulan September 2019 ini.

"Titik sudah ditentukan, pembangunan tidak boleh dihambat dan bulan depan akan ditender," ucap Midji saat meninjau lokasi pembangunan, Sabtu (3/8/2019).

Baca: Glorio Sanen: Pemindahan Ibu Kota/Pusat Pemerintah harus Bisa Akui Wilayah Adat

Baca: Pelaksanaan Musda, Partai Nasdem Diharapkan Jadi Partai Modern dan Menjawab Kebutuhan Demokrasi

Baca: Dampak Finansial yang Ditimbulkan Osteoporosis

Pembangunan ini disampaikannya bagian upaya pemerintah dalam menyiapkan akses bagi masyarakat Sambas dan Kalbar umumnya

Diakui orang nomor satu di Kalbar ini bahwa sebelumnya ia dihubungi oleh Mentri PUPR dan berpesan bahwa pembangunan harus dijalankan karena instruksi Presiden RI, Joko Widodo terhadap masyarakat Kalbar.

"Pesan Mentri saat menelpon saya bahwa infrastruktur di Kalbar harus dilaksanakan termasuk Jembatan Sungai Sambas Besar di Tebas," tuturnya.

Sutarmidji bersyukur bahwa proyek pembangunan jembatan Sungai Sambas Besar dapat terlaksana.

Lanjut disampaikannya Jembatan Sungai Sambas Besar akan ditender September 2019 dengan biaya pembangunan Rp850 miliar.

Namun menurutnya sudah ada pihak-pihak yang ingin mengacaukan pembangunan dengan berbagai alasan terutama penentuan titiknya.

Ia mengultimatum jangan ada pihak yang ganggu lagi terkait titik pembangunan, kalau ada yang mengganggu maka ia minta aparat penegak hukum polisi dan TNI turun tangan karena ini proyek strategis nasional.

Midji menambahkan pokoknya Jembatan Sambas Besar harus dilaksanakan dan dibangun dititik yang telah ditentukan melalui kajian yang ada.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved