Audiensi Bersama Bupati Sanggau, Berikut Pemaparan Bawaslu Sanggau

Ia menambahkan, terkait pelanggaran selama tahapan Pemilu, ada 27 pelanggaran. Dan itu berdasarakan yang sudah teregister.

Audiensi Bersama Bupati Sanggau, Berikut Pemaparan Bawaslu Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat foto bersama usai audiensi bersama Bawaslu Sanggau, Kamis (1/8/2019). 

Audiensi Bersama Bupati Sanggau, Berikut Pemaparan Bawaslu Sanggau

SANGGAU - Ketua Bawaslu Kabupaten Sanggau, Alipius menyampaikan, pihaknya selaku pengawas Pemilu di Kabupaten Sanggau melaporkan kepada Bupati Sanggau terkait semua hal yang telah dilakukan, termasuk memaparkan pelanggaran-pelanggaran selama tahapan Pemilu.

Hal itu disampaikan saat audiensi bersama Bupati di ruang kerjanya, Kamis (1/8/2019).

Ia juga didampingi Komisioner Bawaslu Sanggau lainya, tampak hadir juga jajaran Forkopimda Sanggau.

“Pertama tentang laporan dan temuan. Kemudian proses perekrutan tim kita memenuhi kuota untuk tim kita dijajaran bawah, "katanya.

Kemudian, Sengketa yang telah masuk dan diputuskan oleh Bawaslu. "Dan terakahir yang juga memang sedang lagi dalam tahapan di Mahkamah Konsitusi yang menyenggol Sanggau, Walaupun itu dilaporkan ke provinsi,”ujarnya.

Baca: Bawaslu Sanggau Tanggani 21 Dugaan Pelanggaran, Enam Diantaranya Dugaan Politik Uang

Baca: Bawaslu Sanggau Sebut PSU di Tiga TPS Berlangsung Aman dan Lancar

Alipius menjelaskan, laporan kepada Bupati Sanggau itu baru sebatas lisan. Dalam pertemuan itu juga membicarakan kondisi Kabupaten Sanggau sejak mulai tahapan Pemilu hingga saat ini.

“Kami tadi melaporkan dari divisi-divisi secara lisan. Tapi nanti akan kami laporkan secara tertulis kepada Pemerintah Daerah terkait apa yang telah kami lakukan berdasarkan kewenangan yang ada pada kami,”jelasnya.

Ia menambahkan, terkait pelanggaran selama tahapan Pemilu, ada 27 pelanggaran. Dan itu berdasarakan yang sudah teregister.

“Tapi diluar itu juga ada yang belum teregister. Kemudian dari pelanggaran-pelanggaran itu juga sampai inkrach di pengadilan kemarin, Kemudian administrasi. Kode etik, yang dugaan pelakunya adalah jajaran KPU di tingkat bawah sudah kita teruskan ke KPU. Itu juga sudah disampaikan ke bupati,”tegasnya.

Baca: Memasuki Masa Tenang, Ini Imbauan Ketua Bawaslu Sanggau

Baca: Ahmad Zaini: Baru Dua Lembaga Pemantau Pemilu Yang Audiensi Bersama Bawaslu Sanggau

Untuk laporan yang berkaitan dengan administrasi diselesaikan dengan mekanisme penanganan pelanggaran administrasi secara cepat yang diatur dalam peraturan Bawaslu nomor 8.

“Kemudian berkaitan dengan dugaan pidana, baik temuan, karena didalamnya ada tiga instansi, Bawaslu, Kepolisian dan kejaksaan, tentu harus ada kesamaan pemahaman. Makanya ada temuan dugaan pelanggaran pidana, penyelesainnya ada beberapa tidak bisa dilanjutkan karena syarat formil dan meterilnya tidak terpenuhi, sehingga dihentikan prosesnya,” tegasnya.

Sementara untuk kasus gugatan ke MK ada tiga partai diantaranya, Gerindra, PKB, PAN.

“Kemarin sudah memasuki tahapan pembuktian. Tentunya kita sama-sama mendengar putusan nanti, Kalau tidak salah tanggal 5 Agustus 2019,” pungkasnya

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved