Memasuki Masa Tenang, Ini Imbauan Ketua Bawaslu Sanggau

Bawaslu akan melakukan patroli Pengawasan anti politik uang dan kegiatan yang lainnya yang bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.

Memasuki Masa Tenang, Ini Imbauan Ketua Bawaslu Sanggau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Ketua Bawaslu Kabupaten Sanggau, Alipius SH 

Memasuki Masa Tenang, Ini Imbauan Ketua Bawaslu Sanggau

SANGGAU - Ketua Bawaslu Kabupaten Sanggau, Alipius menyampaikan, Masa tenang adalah masa dimana peserta Pemilu tidak diperbolehkan melakukan kegiatan kampanye dalam bentuk apa pun.

“Karena itu kepada peserta pemilu 2019 dilarang untuk melakukan Kampanye. Dalam masa tenang, semua alat peraga Kampaye harus sudah dibersihkan oleh peserta pemilu karena tanggung jawab pemasangan, pemeliharaan sampai pembersihan APK, sebenarnya menjadi tanggung jawab peserta pemilu, ”katanya, Minggu (14/4/2019) malam.

Dalam masa tenang ini, lanjutnya, Bawaslu akan melakukan patroli Pengawasan anti politik uang dan kegiatan yang lainnya yang bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan.

Baca: FOTO: Bupati, Kapolres, Dandim, dan Ketua KPU Sanggau Tinjau Distribusi Logistik Pemilu 2019

Baca: Kabar Terbaru Ani Yudhoyono, Didampingi SBY Nyoblos Pemilu 2019 di National University Hospital

Dikatakanya, terkait dengan masih adanya APK yang belum dibersihkan oleh peserta pemilu, hari ini Bawaslu bersama Panwas Kecamatan kapuas, Satpol PP dan Badan pendapatan daerah serta kepolisian mulai membrsihkan APK yang belum dibersihkan oleh peserta pemilu.

“Sebagai mana pasal 492 UU nomor 7 tahun 2017 mengatur bahwa setiap orang dilarang melakukan kampanye dimasa tenang. Dan jika melakukan nya akan diancam pidana dan denda, ”ujarnya.

Untuk itulah, Alipius mengimbau agar dalam masa tenang, setiap orang dilarang melakukan kegiatan kampanye dan untuk peserta Pemilu segera membersihkan APK nya yang masih terpasang.

Baca: Bawaslu Sanggau Gelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif

“Pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang menjanjikan atau memberi uang atau materi lainnya dimasa tenang karena akan diancam pidana dan denda. Dan tetap menjaga ketenangan dan ketentraman di masyarakat, ”pungkasnya. (hen).

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved