Laporkan Dinas Sosial dan Pengelola PLAT ke Polda, Keluarga Harap Terungkap Fakta Hukum Lain

Pertama kami melaporkan dinas sosialnya, yang kedua kami melaporkan pengelola PLAT

Laporkan Dinas Sosial dan Pengelola PLAT ke Polda, Keluarga Harap Terungkap Fakta Hukum Lain
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Ali (72) Ayah R, dan Penasehat Hukum R yang bernama Surahmin┬ádari LBH YAKUSA, saat ditemui di Polda Kalbar, Rabu (31/7/2019). 

Laporkan Dinas Sosial dan Pengelola PLAT ke Polda, Keluarga Harap Terungkap Fakta Hukum Lain

PONTIANAK- Keluarga VMR alias R (17) anak disabilitas yang meninggal dunia akibat di aniaya oleh 2 orang anak berhadapan dengan hukum didalam PLAT kembali menuntut keadilan dengan mendatangi Mapolda Kalbar melaporkan Dinas Sosial dan Pengurus PLAT ke Diskrimum Polda Kalbar, Rabu (31/7/2019).

"Pertama kami melaporkan dinas sosialnya, yang kedua kami melaporkan pengelola PLAT. Kita tau bahwa PLAT itu di fungsikan sebagai tempat penitipan sementara anak berhadapan dengan hukum,,"Kuasa Hukum dari pihak kelurga yakni Surahmin dari LBH YAKUSA.

Iapun menilai bahwa pihak Dinas sosial dan PLAT tidak seharusnya menggabungkan korban yang merupakan seorang penyandang disabilitas dengan anak normal yang sedang berhadapan dengan hukum.

"Korban itu merupakan penyandang disabilitas, dan semestinya dinas sosial yang dalam hal ini mengelola PLAT tidak menempatkan dia di sana, karena anak ini rentan dapat mengalami penganiayaan dan sebagainya," Jelasnya.

Surahmin  menyampaikan bahwa dalam laporan resminya ke Polda Kalbar, pihaknya telah menyampaikan kronologis terkait meninggalnya R.

Baca: Pembangunan RSUD dr Rubini Baru Mempawah Butuh Dana Ratusan Miliar, Berikut Spesifikasi Gedungnya

Baca: RSUD Ade M Djoen Sintang Himpun Masukan Stakeholder untuk Sempurnakan Standar Pelayanan

"Didalam laporan itu telah kita sampaikan kronologis peristiwa, yang kemudian dari kronologis peristiwa ini kita harapankan kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan atas meninggalnya anak pelapor,"katanya.

Ia berujar bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari pihaknya, dan akan mempelajari terkair kasus ini dan nantinya akan melakukan pemanggilan ke pihak - pihak yang terkait.

"Laporan kita diterima dan jawaban dari pihak kepolisian bahwa akan mempelajari terlebih dahulu, kemudian nanti kami akan dipanggil untuk melengkapi keterangan lebih lanjut,"ujarnya.

Diharapnya, dari laporan yang ada, pihak kepolisian dapat melakukan penyelidikan dan mengungkapkan fakta - fakta yang ada sehingga pihak - pihak yang bertanggung jawab mendapatkan sanksi hukum.

"Harapan kita pihak kepolisian bisa melakukan penyelidikan sehingga Terungkaplah fakta - fakta hukum seperti apa yang ada di PLAT, kemudian kita harapkan itu menjadi catatan untuk kemudian pihak - pihak yang bertanggung jawab disana bisa diberikan sanksi hukuman sesuai dengan kesalahan yang mereka lakukan,"harapnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved