UBSI Pontianak Siap Gelar Sertifikasi MYOB

Biasanya Myob accounting di gunakan dalam beberapa perusahaaan seperti perusahaan jasa, dagang, dan lain-lain.

UBSI Pontianak Siap Gelar Sertifikasi MYOB
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kota Pontianak kembali akan menggelar sertifikasi uji kompetensi MYOB Accounting. 

UBSI Pontianak Siap Gelar Sertifikasi MYOB

PONTIANAK - Dalam upaya meningkatkan mutu mahasiswa sebagai lulusan akuntansi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kota Pontianak kembali akan menggelar sertifikasi uji kompetensi MYOB Accounting.

Myob ( Mind Your Own Businnes) Accounting merupakan software komputer pengolah data akuntansi yaitu proses pencatatan data transaksi akuntansi yang dilakukan dengan cara memasukkan data transaksi ke dalam komputer, kemudian komputer akan mengolahnya menjadi laporan.

Biasanya Myob accounting di gunakan dalam beberapa perusahaaan seperti perusahaan jasa, dagang, dan lain-lain.

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Selasa, 30 Juli 2019 mendatang di kampus UBSI Pontianak, Jalan Abdurrahman Saleh nomor 18A, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga jam ini akan diikuti sebanyak 108 peserta yang terdiri dari mahasiswa semester empat program studi Sistem Informasi Akuntansi.

Baca: Rakor PPID Utama Pemprov Kalbar, KI Kalbar Sinergikan Monev Badan Publik

Baca: Polisi Tangkap Pria Diduga Pengedar Sabu di Sintang, Geledah di Jalan Hingga ke Rumah

Dosen pendamping sertifikasi MYOB, Anna, M. Kom mengatakan kegiatan sertifikasi ini diselenggarakan Prodi Sistem Informasi Akuntansi bekerja sama dengan PT NET21 PLUS.

"Sertifikasi MYOB bertujuan sebagai upaya mengasah keterampilan akuntansi mahasiswa yang telah diterima selama perkuliahan,”kata Anna.

Anna menambahkan, selama tiga jam peserta menyelesaikan soal ujian berupa kasus perusahaan dagang dengan menerapkan siklus akuntansi pada aplikasi MYOB.

Termasuk ke dalamnya, mengolah data keuangan berupa jurnal umum, buku besar, neraca saldo, jurnal penyesuaian, hingga laporan keuangan.

“Dari penyelesaian kasus tersebut, mahasiswa akan dinilai mengenai understanding (pemahaman), accuracy (ketelitian) dan speed (kecepatan) dalam mengerjakan dan menyelesaikan kasus yang diberikan,”jelasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved