TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Ini Hasil Perkebunan Terbesar Menurut Data Statistik Pertanian di Kabupaten Sintang

produksi tanaman kelapa sawit mencapai 574.300 ton, sedangkan produksi tanaman karet mencapai 78.508 ton

TRIBUNWIKI: Ini Hasil Perkebunan Terbesar Menurut Data Statistik Pertanian di Kabupaten Sintang
TRIBUNPONTIANAK/Wahidin
Tabel Data Statistik Pertanian Kabupaten Sintang 

TRIBUNWIKI: Ini Hasil Perkebunan Terbesar Menurut Data Statistik Pertanian di Kabupaten Sintang

SINTANG - Berdasarkan Publikasi Statistik Daerah Kabupaten Sintang 2018 yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sintang berikut akan disajikan data statistik pertanian di Kabupaten Sintang.

Kategori pertanian merupakan penyumbang terbesar PDRB Kabupaten Sintang, di mana peranan kategori pertanian mencapai 22,21 persen pada tahun 2017.

Peran kategori pertanian ini sebagian besar berasal dari sub kategori perkebunan yang menyumbang 13,01 persen.

Pada tahun 2017, angka tetap (ATAP) tanaman pangan tidak bisa dirilis BPS seluruh Indonesia. Data produksi dan luas panen pada tabel merupakan data tahun 2016.

Sedangkan untuk tahun 2017, bisa dilihat dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian subsektor tanaman pangan.

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Perumahan di Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Data Statistik Kesehatan di Kabupaten Sintang

Nilai PDRB tidak bisa diturunkan sampai ke komoditas. Nilai tambah bruto untuk subsektor tanaman pangan mengalami perlambatan menjadi 2,04; dari 8,7 pada tahun 2016.

Besarnya mencapai 390,08 miliar rupiah. Hasil perkebunan terbesar di Kabupaten Sintang adalah kelapa sawit dan karet.

Pada tahun 2017, produksi tanaman kelapa sawit mencapai 574.300 ton, sedangkan produksi tanaman karet mencapai 78.508 ton.

Tanaman karet sebagian besar diusahakan melalui pola tanaman pengembangan petani perkebunan, sedangkan tanaman kelapa sawit sebagian besar diusahakan melalui pola tanaman pengembangan petani perkebunan.

Penulis: Wahidin
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved