Ekspedisi Ke-5, Mapala Poltesa Tingkatkan Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Masyarakat

kegiatan ekspedisi tersebut dilaksanakan selama empat hari sejak Rabu 24 Juli hingga Sabtu 27 Juli 2019.

Ekspedisi Ke-5, Mapala Poltesa Tingkatkan Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Masyarakat
ISTIMEWA
Foto bersama saat kegiatan Ekspedisi Ke-5 Mapala Poltesa, di Dusun Kelingkau, Desa Seberkat, Kecamatan Tebas. 

Ekspedisi Ke-5, Mapala Poltesa Tingkatkan Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Masyarakat

SAMBAS - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam Politeknik Negeri Sambas (Mapala Poltesa) melaksanakan ekspedisi angkatan ke-5 dengan kegiatan bakti sosial dan beragam kegiatan sosial lainnya di Dusun Kelingkau, Desa Seberkat, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (24/7) itu, merupakan Ekspedisi angkatan ke-5 Mapala Poltesa. Yang ini juga merupakan agenda rutin yang dilaksanakan pada setiap tahun dan setiap angkatan anggota Mapala Poltesa.

Ekspedisi yang dilaksanakan dengan tema “ Meningkatkan Kepedulian Mapala Poltesa Terhadap Lingkungan dan Masyarakat ” merupakan upaya meningkatkan kepedulian seluruh anggota terhadap lingkungan dan masyarakat.

Selain itu, ini juga merupakan upaya untuk mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca: Wadir Poltesa Nilai Perlu Update Data Terbaru Pantau Trend Anak Putus Sekolah di Sambas

Baca: Unimas Kunjungi Poltesa untuk Tindaklanjuti Rencana Kerjasama

Aldi Perdana, Mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika yang juga sebagai ketua panitia Ekspedisi Ke-5 Mapala Poltesa, mengungkapkan bahwa ekspedisi ini secara garis besar bertujuan untuk mengimplemantasikan tri dharma perguruan tinggi yaitu peran pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Tujuan dari ekspedisi ini secara garis besar tujuannya adalah untuk meningkatkan kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat serta mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, dimana peran yang harus dilaksanakan yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya, Senin (29/7/2019).

Lebih lanjut Aldo menjelaskan, kegiatan ekspedisi tersebut dilaksanakan selama empat hari sejak Rabu 24 Juli hingga Sabtu 27 Juli 2019.

Dilaksanakan dengan berbagai kegiatan sosial diantaranya membersihkan lingkungan sekolah dan penyerahan tong sampah kepada SDN 38 Dusun Kelingkau, memasang plang penunjuk jalan Dusun Kelingkau, membersihkan tempat-tempat ibadah.

Baca: Mapala Dirandra UBSI Pontianak Serahkan Donasi Sebelum Ekspedisi Relawan Menjangkau Perbatasan

Baca: Ekspedisi Tapen Sekaju Mapala Untan, Berbaur dengan Masyarakat Hingga Daki Gunung 1.064 mdpl

Mengedukasi siswa-siswi tentang pentingnya menjaga alam dan tentang bahayanya penyalahgunaan zat adiktif atau narkoba.

Hingga melakukan penelitian terhadap air terjun di Dusun Kelingkau yang menjadi sumber air bersih bagi seluruh warga Dusun Kelingkau.

"Jadi kegiatan yang kami laksanakan disana adalah pertama pendidikan kami disana melakukan edukasi kepada siswa-siswi tentang pentingnya menjaga alam dan tentang bahayanya penyalahgunaan zat adiktif dan narkoba," ungkapnya.

"Kedua penelitian, kami melakukan penelitian terkait keberadaan air terjun sebagai sumber air bersih bagi warga Dusun Kelingkau, dan ketiga yaitu pengabdian kepada masyarakat, kami melakukan kegiatan sosial di antaranya membersihkan lingkungan sekolah dan tempat ibadah," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved