40 Persen Kasus Narkoba di Pontianak Libatkan Kaum Milenial, Para Orangtua Khawatir

Ia juga menegaskan rasa keingintahuannya setiap anaknya pergi dan itu bagian dari protektif orangtua agar anaknya terhindar dari narkoba.

40 Persen Kasus Narkoba di Pontianak Libatkan Kaum Milenial, Para Orangtua Khawatir
ISTIMEWA
BAHAYA NARKOBA

40 Persen Kasus Narkoba di Pontianak Libatkan Kaum Milenial, Para Orangtua Khawatir

PONTIANAK - Ratusan masyarakat dari berbagai kalangan turut memeriahkan senam sehat yang daadakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 2019, sebagai wadah kampanye dan mengadvokasi masyarakat guna menghindari narkoba.

Satu diantara masyarakat yang hadir, Rahmawati (42) menuturkan peredaran narkoba di Pontianak memang sangat memprihatinkan dirinya sebagai orangtua.

Ia menyebutkan sangat khawatir dengan peredaran narkoba yang ada di Pontianak, terlebih berdasarkan data yang disampaikan BNN bahwa 40 persen dari kasus yang mereka tangani adalah kaum milenial baik korban maupun pelaku.

Baca: Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Millenial, Ini Tanggapan Wali Kota Pontianak

Baca: BNN Kota Pontianak Sukses Gelar Senam Sehat Anti Narkoba di Puncak HANI 2019

"Tentu sebagai orangtua kita sangat khawatir terhadap peredaran narkoba ini, kita selaki orangtua juga selalu memantau dan melihat kondisi anak jangan sampai bergaul yang salah," ucap Rahmawati menjelaskan caranya melindungi anak-anaknya dari paparan narkoba saat diwawancarai di Stadiun Sultan Syarif Abdurrahman, Minggu (28/7/2019).

Rahma menambahkan pengawasan yang dilakukannya terhadap anak-anaknya juga dengan mengontrol setiap harinya tentunya dengan selalu bertanya dimana posisi dan sedang berkumpul dengan siapa saja.

Ia juga menegaskan rasa keingintahuannya setiap anaknya pergi dan itu bagian dari protektif orangtua agar anaknya terhindar dari narkoba.

Baca: Adakan Senam Sehat Anti Narkoba di Puncak Kegiatan HANI 2019

Baca: 40 Persen Kaum Milenial Terjerat Narkoba Berdasarkan Kasus Yang Ditangani BNN Pontianak.

Meskipun ia sadar tidak bisa mengawasi dalam 24 jam, namun setidaknya perhatian terus diberikan pada anaknya agar terhindar dari narkoba.

Orangtua lainnya, Mila (38) menuturkan meskipun anaknya masih duduk dibangku SMP numun dirinya tetap mewaspadai pergaulan anaknya agar tidak terjerumus dengan pergaulan yang salah.

Kekhawatiran orangtua disebutnya adalah hal yang sangat wajar, ia tidak ingin anaknya salah bergaul dan adanya informasi mengenai kaum milenial banyak terpapar narkoba disebutnya menjadi warning atau peringatan orangtua sendiri dalam menlindungi anak-anak terhindar dari narkoba. 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved