5 Debt Collector di Pontianak Rampas Paksa Mobil Penunggak, Diciduk Polisi dan Kena Pasal Berlapis

Kelimanya akan dikenakan dengan pasal 170 KUHP, Lalu Pasal 365, dan akan dilapis dengan pasal 335.

5 Debt Collector di Pontianak Rampas Paksa Mobil Penunggak, Diciduk Polisi dan Kena Pasal Berlapis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Iptu Sagi saat pimpin Press Release di Mapolres Pontianak Terkait penangkapan 5 Depkolektor yang melakukan perampasan Mobil secara paksaan, Rabu (24/7/2019). 

5 Debt Collector di Pontianak Rampas Paksa Mobil Konsumen Penunggak Diciduk Polisi, Kena Pasal Berlapis

PONTIANAK - 5 orang debt collector diamankan Sat Reskrim Polresta Pontianak karena melakukan perampasan sebuah mobil milik warga secara paksa di jalan Hijas Kota Pontianak, Selasa (23/7/2019) kemarin.

5 orang Debt Collector yang masing - masing berinisial MD, DP, BH, RA, dan DS tersebut saat ini telah di tahan di Mapolresta Pontianak pada hari ini.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak melalui Kanit 1 Harda (harta benda) Sat Reskrim Polresta Pontianak Iptu Sagi SH, mengungkapkan bahwa Kelima pelaku tersebut di amankan karena selain telah melakukan perampasan, kelimanya juga telah melakukan tindak kekerasan kepada korbannya.

"Mereka ini diamankan karena berawal dari laporan pengeroyokan atau bersama - sama melakukan tindak pidana Kekerasan terhadap orang, dan tindak pidana perampasan terhadap satu unit mobil Daihatsu Sigra pada Selasa (23/7/2019) sore," ungkapnya saat Press Release di Mapolresta Pontianak, Rabu (24/7/2019).

Baca: Pria di Pontianak Dikeroyok 5 Orang dan Mobilnya Dirampas, Pelaku Diduga Debt Collector

Baca: Rampas Mobil Korban, 5 Debt Collector di Pontianak Diciduk Polisi

Saat berusaha merebut mobil dari korbannya, kelima pelaku ini berbagi tugas, empat memegangi seluruh tangan dan kaki korbannya, sehingga korban tak dapat bergerak, kemudian satu sisanya mencari kunci mobil korban, lalu mobil tersebut di bawa pergi oleh para debkolektor tersebut dan diserahkan ke pihak finance.

"Mereka ini telah mengintai calon korbannya itu sejak pukul 11 siang, saat itu Mereke berusaha memberhentikan mobil korban di jalan, namun korbannya tidak terus jalan, dan akhirnya tiba di sebuah warung kopi di jalan Hijas, disitulah masing - masing pelaku ada yang memegangi kaki kanan, kaki kiri, tangan kanan, dan tangan kiri korban ini, sehingga kroban ini tidak bisa melakukan perlawanan, dan tersangka atas nama BH ini mengambil kunci mobil, yang ada di saku celana korban," ungkapnya.

Iptu Sagi mengungkapkan bahwa korban sendiri mengaku bahwa ia memang memilki tinggaakan pembayaran beberpa bulan, namun korban mengaku telah membayar sebanyak 14 bulan sejak mobil itu dibelinya.

Baca: 2 Kelompok Diduga Debt Collector Bentrok, Satu Korban Luka Bacok di Kepala

Baca: Pelajar SMP Disekap dan Dilecehkan Debt Collector, Penyebabnya Orangtua Telat Bayar Cicilan Motor

Ia mengatakan saat dilakukan pemeriksaan oleh para penyidik, kelima tersangka tersebut dapat melihatkan surat kuasa dari perusahaan.

Namun kendati demikian, dijelaskan oleh Iptu Sagi perbuatan para debt collector ini merupakan sebuah pelanggaran hukum karena merampas dan melakukan tindak kekerasan.

Kelimanya akan dikenakan dengan pasal 170 KUHP, Lalu Pasal 365, dan akan dilapis dengan pasal 335.

"Kita akan kenakan mereka ini dengan pasal 170 KUHP, karena bersama - sama melakukan perbuatan kekerasan terhadap orang. Kemudian pasal 365 karena mengambil paksa kunci itu dan mobil itu, dan juga kita lapis dengan pasal 335,"jelasnya.

Selain mengamankan para debt collector tersebut, pihak Kepolisian juga akan melakukan pemanggilan pihak leasing dan perusahaan yang bersangkutan untuk di minta keterangan terkait hal ini.

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved