Perkara Demokrat Kalbar untuk Dapil Kalbar 5 DPRD Provinsi Diputuskan MK Tidak Dilanjutkan

Dengan ini, hanya sisa PKS, PKB, PAN, Gerindra, Perindo untuk PHPU Kalbar yang melanjutkan sidang dengan agenda sidang pembuktian.

Perkara Demokrat Kalbar untuk Dapil Kalbar 5 DPRD Provinsi Diputuskan MK Tidak Dilanjutkan
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Gedung Mahkamah Konstitusi 

Perkara Demokrat Kalbar untuk Dapil Kalbar 5 DPRD Provinsi Diputuskan MK Tidak Dilanjutkan

PONTIANAK - Gugatan Partai Demokrat Kalbar untuk Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Legislatif (Pileg) dapil 5 Kalbar untuk DPRD Provinsi di Mahkamah Konstitusi (MK) diputuskan oleh hakim untuk tidak dilanjutkan.

Hal ini diketahui setelah dibacakannya putusan pada sidang beragendakan pengucapan putusan dismissal, Senin (22/07/2019) kemarin.

Seperti diketahui, dismissal procces merupakan pekerjaan hakim untuk meneliti, memilah gugatan yang masuk ke pengadilan. 

Proses ini penting karena pengadilan atau hakim tidak boleh menolak perkara, meskipun dari awal sesungguhnya perkara tersebut tidak layak untuk diperkarakan, karena tidak memenuhi syarat formal maupun syarat materil.

Baca: Demokrat Kalbar Segera Buka Penjaringan Untuk Calon Kepala Daerah di Pilkada 2020

Baca: Demokrat Kalbar Segera Jaring Cakada, Pengamat Ingatkan Pentingnya Dua Faktor Berikut

PHPU Pileg Partai Demokrat Kalbar tersebut bernomor 58-14-20/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019.

Berdasarkan salinan putusan hakim Mahkamah Konstitusi, tidak dilanjutkannya gugatan atau perkara Demokrat ke tahap selanjutnya yakni pada agenda sidang pembuktian karena Petitum Pemohon bukan meminta pembatalan SK KPU 987/2019.

Dengan ini, hanya sisa PKS, PKB, PAN, Gerindra, Perindo untuk PHPU Kalbar yang melanjutkan sidang dengan agenda sidang pembuktian.

Untuk diketahui pula, dalam pembacaan ini dihadiri seluruh hakim MK dan dibacakan Ketua, Anwar Usman.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved